Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
ADVERTORIALKUTAI KARTANEGARA

Jembatan Penghubung di Desa Jongkang Mulai Dibangun, Dinas PU Kukar Siapkan Jembatan Bailey

447
×

Jembatan Penghubung di Desa Jongkang Mulai Dibangun, Dinas PU Kukar Siapkan Jembatan Bailey

Share this article
Progres Pembangunan Jembatan Jongkang
Progres Pembangunan Jembatan Jongkang
Example 468x60

KUKAR : Pembangunan jembatan penghubung antara Desa Teluk Dalam dan Desa Jongkang resmi dimulai. Untuk memperlancar proses pembangunan, Dinas Pekerjaan Umum (Dinas PU) Kutai Kartanegara (Kukar) telah menyiapkan Jembatan Bailey sebagai jembatan sementara yang akan digunakan oleh pengendara selama masa konstruksi berlangsung.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PU Kukar, Trias Tono ST, menjelaskan bahwa proyek ini terdiri dari dua kegiatan yang berasal dari anggaran berbeda. Salah satunya adalah pembangunan Jembatan Bailey yang bersifat sementara dan dapat dipindahkan ke lokasi lain jika ada kebutuhan mendesak.

“Tahun anggaran murni 2025 hanya menganggarkan satu titik pembangunan jembatan. Awalnya kami rencanakan dua titik, kanan dan kiri, mengikuti rencana Bupati sebelumnya dan yang sekarang. Proyek ini merupakan lanjutan dari program Mustiyes tahun 2011, yang bertujuan meningkatkan fungsi wilayah rawan banjir,” jelas Trias Kamis (29/5/2025).

Pembangunan jembatan ini juga menjadi bagian dari rencana besar Dinas PU untuk membuka jalan tembus hingga ke Jembatan ke Loa Lepu dan berlanjut ke Loa Gagak. Menurutnya, anggaran pembebasan lahan telah disiapkan oleh pemerintah daerah.

“Untuk pembebasan lahannya, menurut informasi kemungkinan besar bisa dilakukan tahun ini. Namun, beberapa rumah warga masih menunggu kepastian,” tambahnya.

Untuk tahun ini, progres pembangunan jembatan difokuskan pada satu titik di sisi kiri dari arah Tenggarong. Sementara itu, Jembatan Bailey yang berada di sisi kanan sudah hampir 100 persen terpasang dan tinggal menunggu penyempurnaan area akses masuk. Sebelum pemasangan jembatan permanen dimulai, uji coba dan koordinasi lintas instansi akan dilakukan untuk mencegah kendala di lapangan.

Progres Pembangunan Jembatan Jongkang
Progres Pembangunan Jembatan Jongkang

“Komponen utama jembatan seperti tiang pancang telah tiba di lokasi. Namun, girder belum tersedia karena masih menunggu penyelesaian fondasi dan abutment. Jembatan permanen yang akan dibangun memiliki panjang sekitar 16 meter dan lebar total 9 meter, termasuk trotoar selebar 1 meter di masing-masing sisi.” katanya.

Jembatan Bailey yang sudah terpasang juga tetap dapat digunakan jika belum diperlukan di lokasi lain. Beban maksimum yang bisa ditanggung adalah 45 ton, namun dibatasi maksimal 20 ton demi keselamatan pengguna jalan.

“Kami batasi agar tidak ada trailer besar yang melintas dan menimbulkan risiko,” ujar Trias.

Trias menambahkan, penyempurnaan akhir akan segera dilakukan sebelum diumumkan secara resmi melalui media sosial. Ia juga berharap dukungan dari media agar masyarakat mengetahui pengaturan tonase kendaraan selama proyek berlangsung.

Saat ini, rekayasa lalu lintas juga telah diterapkan karena lalu lintas di lokasi cukup padat. Bahkan sempat terjadi kecelakaan dengan korban jiwa, sehingga pihak PU dipanggil kepolisian.

“Sebenarnya jalan ini perlu ditutup total, tetapi karena pertimbangan kemanusiaan, pimpinan dan Bupati memutuskan sistem buka-tutup,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas PU Kukar, Linda Juniarti, menjelaskan bahwa dari sisi pendanaan, proyek ini semula dialokasikan dana sebesar Rp1,2 triliun. Setelah dilakukan efisiensi, anggaran direvisi menjadi sekitar Rp900 miliar, terbagi untuk pembangunan jalan dan jembatan.

“Pagu anggaran untuk jembatan sendiri cukup besar, yakni antara Rp600 hingga Rp700 miliar,” ujarnya.

Linda menargetkan proyek rampung sesuai kontrak yang dimulai Januari hingga Desember 2025. Durasi pekerjaan jembatan diperkirakan memakan waktu 10 bulan, sementara proyek jalan berlangsung sekitar 8 hingga 10 bulan.

“Target akhir kontrak maksimal 20 Desember. Kami harap pekerjaan jalan selesai awal Desember dan jembatan tuntas sebelum 20 Desember,” tegasnya.

Dengan dukungan dari berbagai pihak dan percepatan progres di lapangan, ruas jalan dan jembatan ini diharapkan dapat berfungsi optimal sebelum akhir tahun, guna meningkatkan konektivitas serta memperlancar mobilitas masyarakat Kukar. (Adv/dk)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *