KUKAR : Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kutai Kartanegara (Kukar) ikut berpartisipasi dalam Expo Erau 2025. Kehadiran Dinas PU Kukar pada ajang tahunan tersebut bertujuan untuk menyemarakkan perayaan sekaligus memberikan informasi kepada masyarakat mengenai pembangunan yang telah maupun akan dilaksanakan di Halaman Parkir Stadion Rondong Demang Tenggarong dari 21-28 September 2025.
Kepala Dinas PU Kukar, Wiyono, menyampaikan bahwa partisipasi pihaknya dalam Expo Erau ini dirancang sebagai sarana publikasi program pembangunan daerah. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat mengetahui secara langsung progres pembangunan yang telah berjalan dan rencana-rencana strategis yang sedang disiapkan pemerintah daerah.
“Kami dari Dinas PU Kukar merancang keikutsertaan pada Expo Erau ini untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai pembangunan di Kukar, termasuk rencana-rencana ke depan. Kami sangat bersyukur dan mendukung pelaksanaan Erau, karena selain melestarikan budaya, kegiatan ini juga berperan dalam meningkatkan keberadaan UMKM. Dampak ekonomi inilah yang ingin kita dorong bersama,” ungkap Wiyono saat ditemui di stan Dinas PU Kukar, Minggu (21/9/2025).
Berbeda dengan stan-stan dari instansi lain yang menampilkan produk fisik, Dinas PU Kukar lebih memilih menghadirkan informasi pembangunan sebagai konten utama. Stan mereka menampilkan data dan capaian pembangunan infrastruktur yang sudah terlaksana, serta rencana kerja yang akan dijalankan pada tahun-tahun mendatang.
“Yang kami tampilkan adalah capaian pembangunan yang sudah dilakukan, serta rencana yang akan datang. Jadi lebih pada informasi, bukan produk. Harapannya masyarakat bisa memahami arah pembangunan Kukar, sekaligus memberikan masukan jika diperlukan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wiyono menegaskan bahwa Expo Erau tidak hanya menjadi ajang pesta budaya, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat identitas daerah. Menurutnya, keberadaan Erau sebagai warisan budaya harus terus dijaga dan dilestarikan bersama oleh seluruh elemen, baik pemerintah, organisasi perangkat daerah (OPD), maupun masyarakat luas.
“Erau ini bukan hanya milik pemerintah, tetapi juga milik masyarakat Kukar. Karena itu, mari kita bersama-sama memeriahkan dan mendukung pelaksanaannya. Harapannya kegiatan ini bisa berjalan lancar, lebih meriah, serta mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Wiyono menilai bahwa event budaya sebesar Erau terbukti mampu menghidupkan sektor ekonomi kerakyatan. Ribuan pengunjung yang datang dari berbagai daerah akan menjadi peluang besar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Mereka dapat memasarkan produk, baik berupa kuliner khas, kerajinan tangan, hingga jasa transportasi dan penginapan.
“Dampak ekonomi dari pelaksanaan Erau ini sangat nyata. UMKM lokal bisa mendapatkan keuntungan langsung dari peningkatan jumlah pengunjung. Hal ini sekaligus menjadi bukti bahwa pelestarian budaya bisa berjalan beriringan dengan pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.
Partisipasi Dinas PU Kukar dalam Expo Erau juga sekaligus menjadi wujud dukungan terhadap visi pembangunan daerah yang tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga memperhatikan aspek sosial, budaya, dan ekonomi. Dengan demikian, pembangunan Kukar diharapkan berjalan lebih seimbang dan berkelanjutan.
Wiyono juga berharap agar pelaksanaan Expo Erau tahun ini dapat menjadi ajang yang lebih inklusif. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Erau sebagai kebanggaan bersama, sekaligus momentum kebangkitan ekonomi daerah.
“Semoga Expo Erau tahun ini semakin meriah, dan tahun-tahun berikutnya bisa lebih berkembang lagi. Mari bersama-sama kita dukung dan kembangkan Erau, karena ini bukan hanya perayaan budaya, tetapi juga tonggak kebersamaan dalam membangun Kutai Kartanegara yang lebih maju,” pungkasnya. (Adv/and)

















