KUKAR : Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Dasar Formal Inklusif Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Kartanegara, Pujianto, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan inovatif untuk peningkatan profesionalisme guru PAUD. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini di Kukar.
Sebanyak 162 tenaga pendidik PAUD dari 16 kecamatan mengikuti pelatihan drumband yang digelar di Gedung Beladiri, Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang, belum lama ini. Pelatihan ini bertujuan memperkuat keterampilan guru dalam membimbing aktivitas bermain anak melalui musik, khususnya alat drumband.
Pujianto menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan inisiatif dari IGTKI Kukar yang melihat kebutuhan nyata di lapangan.
“Banyak satuan PAUD yang telah menerima bantuan alat drumband, tapi gurunya belum memiliki kemampuan untuk melatih anak-anak menggunakannya,” katanya, Sabtu (10/5/2025).
Pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan memang telah menyalurkan bantuan peralatan grand band ke sejumlah satuan PAUD. Namun, banyak guru belum siap dari sisi kompetensi.
“Kami menyambut baik inisiatif IGTKI ini. Ini adalah contoh kolaborasi yang baik antara organisasi profesi dan sekolah,” tuturnya.
Kegiatan ini dibiayai secara swadaya oleh sekolah-sekolah peserta, dengan memanfaatkan dana dari berbagai sumber yang diperbolehkan, seperti BOP dan BOS. Untuk meningkatkan mutu pelatihan, IGTKI menghadirkan pelatih profesional dari Magelang.
Pelatihan dilaksanakan selama satu hari dan berlangsung cukup padat. Antusias peserta dinilai sangat tinggi. Hanya tiga kecamatan yang belum sempat mengirimkan utusan karena kendala teknis.
Dinas Pendidikan berharap pelatihan seperti ini dapat direplikasi di daerah lain dan menjadi model penguatan kapasitas guru PAUD di Kukar. “Kami ingin kegiatan ini berkelanjutan. Semakin banyak guru terlatih, semakin baik pula layanan pendidikan yang diterima anak-anak kita,” tutup Pujianto. (Adv/dk)

















