Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BALIKPAPAN

DPRD Kota Balikpapan Dorong Integrasi Lintas OPD

151
×

DPRD Kota Balikpapan Dorong Integrasi Lintas OPD

Share this article
3764d5b2 5f6f 4436 a253 9f4d9fcd489c
Anggota Komisi I DPRD Kota Balikpapan, Iwan Wahyudi.(Foto: Sulastri/Dutakaltimnews.com)
Example 468x60

BALIKPAPAN: Predikat Kota Layak Anak yang diraih Balikpapan diminta tidak berhenti pada penghargaan semata. Anggota Komisi I DPRD Kota Balikpapan, Iwan Wahyudi, menegaskan capaian tersebut harus menjadi bagian, dalam Rencana Strategis (Renstra) pembangunan di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Menurut Iwan, Balikpapan telah menerima apresiasi dari pemerintah pusat sebagai kota ramah anak. Bahkan, Taman Bekapai atau taman literasi yang diresmikan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menjadi simbol komitmen tersebut.

“Penghargaan ini harus menjadi spirit dan semangat bagi seluruh OPD dalam menyusun kebijakan pembangunan,” ujarnya, pada hari Senin, 23 Februari.2026.

Iwan menyoroti keterbatasan anggaran Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) sebagai leading sector kebijakan Kota Layak Anak. Dibutuhkan harmonisasi dan dukungan lintas sektor, agar program yang dirancang dapat berjalan dengan baik.

Ia mencontohkan peran Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, hingga Dinas Pekerjaan Umum harus terintegrasi dalam mewujudkan kota ramah anak secara menyeluruh.Misalnya Dinas Pekerjaan Umum menghadirkan ruang terbuka hijau yang dilengkapi tempat bermain dan taman literasi.

Saat membangun gedung juga harus ada ruang bermain anak, ruang menyusui, dan fasilitas ramah anak lainnya. “Ini yang kita harapkan,” ungkapnya.

Iwan menambahkan, konsep ramah anak tidak hanya berlaku pada taman kota, tetapi juga pada fasilitas publik seperti bank, rumah sakit, dan layanan umum lainnya.

Ia menyebut regulasi terkait penyediaan ruang ramah anak sebenarnya telah dituangkan dalam peraturan kepala daerah, namun implementasinya harus benar-benar diawasi.

“Hal ini harus jadi perhatian kita bersama. Pada dasarnya dari rencana strategis kebijakan itu harus benar-benar mendukung kota layak anak yang sesungguhnya. Anak adalah masa depan kita. Mewujudkan kota ramah anak berarti kita sedang menyiapkan generasi masa depan bagi Balikpapan,”tegasnya.

Menurutnya, komitmen lintas OPD menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak.(las)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *