Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
POLITIK

DPRD Ajak Warga Balikpapan Perkuat Budaya Bersih

142
×

DPRD Ajak Warga Balikpapan Perkuat Budaya Bersih

Share this article
WhatsApp Image 2026 02 11 at 17.20.28
Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Muhammad Taqwa.(Foto: Sulastri/Dutakaltimnews.com)
Example 468x60

BALIKPAPAN: Predikat Adipura yang selama ini melekat pada Kota Balikpapan diingatkan bukan sekadar simbol prestise, melainkan cerminan karakter warganya.

Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Muhammad Taqwa, menegaskan bahwa menjaga kebersihan kota adalah bentuk tanggung jawab moral sekaligus harga diri bersama.

Menurut Taqwa, arahan Presiden Republik Indonesia dalam rapat koordinasi kepala daerah se-Indonesia, menjadi penguat bahwa kebersihan lingkungan adalah wajah bangsa.

Indonesia, kata Presiden, harus tampil menarik, baik bagi masyarakatnya sendiri maupun wisatawan yang datang. “Indonesia harus tampil menarik, salah satunya melalui lingkungan yang bersih dan tertata. Ini menjadi arahan Presiden kepada kita semua, termasuk menjaga kebersihan di kawasan destinasi wisata, pantai, fasilitas umum dan fasilitas sosial,” ujar Taqwa, Rabu (11/2/2026).

Sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) dan langganan penghargaan Adipura, Balikpapan dinilai memiliki tanggung jawab lebih besar dalam menjaga standar kebersihan dan ketertiban.

Bagi Taqwa, reputasi tersebut tidak boleh hanya dibebankan kepada pemerintah daerah, melainkan harus menjadi budaya kolektif masyarakat. “Balikpapan ini identik dengan Adipura. Tanpa instruksi pun, menjaga kebersihan seharusnya sudah menjadi kewajiban kita semua,” tegasnya.

Ketua DPC Partai Gerindra Balikpapan itu menilai gerakan kebersihan tidak harus dimulai dari program besar atau anggaran besar. Langkah sederhana seperti gotong royong membersihkan lingkungan sekitar, fasilitas umum, dan ruang publik sudah menjadi kontribusi nyata.

Ia menyebut, partainya juga konsisten menggelar kegiatan bakti sosial dan aksi bersih lingkungan sebagai bagian dari komitmen tersebut. “Minimal dari lingkungan kita masing-masing. Gotong royong, bakti sosial, membersihkan fasilitas umum dan ruang publik. Ini aksi nyata yang bisa dilakukan semua pihak,” katanya.

Taqwa juga menyinggung pernyataan Menteri Lingkungan Hidup yang menekankan pentingnya menjaga fasilitas publik, agar tetap bersih dan nyaman.

Menurutnya, kebersihan berpengaruh langsung terhadap roda ekonomi masyarakat, terutama di pasar dan pusat perdagangan. “Kalau lingkungan bersih, pengunjung merasa nyaman. Ibu-ibu yang datang ke pasar juga nyaman. Akhirnya aktivitas jual beli menjadi lancar,” jelasnya.

Ia pun mengajak pelaku usaha untuk ikut menjaga kebersihan area usahanya, mulai dari membuang sampah pada tempatnya hingga memastikan lingkungan sekitar tetap tertata.
“Tidak ada tawar-menawar lagi soal kebersihan. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi tanggung jawab bersama,” pungkasnya.

Semangat gotong royong dan kesadaran kolektif, DPRD optimistis Balikpapan tidak hanya mampu mempertahankan Adipura, tetapi juga menjaga identitasnya sebagai kota yang bersih, tertib, dan membanggakan.(las)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *