Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DPMD KUKARKUTAI KARTANEGARA

DPMD Kukar Apresiasi Prestasi Desa Raih Penghargaan Ajang TTG Tingkat Provinsi Kaltim 2025

229
×

DPMD Kukar Apresiasi Prestasi Desa Raih Penghargaan Ajang TTG Tingkat Provinsi Kaltim 2025

Share this article
15627bfd 6b52 4896 98ea 4d3ea6661856 1
Example 468x60

KUKAR : Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar mengapresiasi Desa Di Kukar raih penghargaan di ajang Gelar Teknologi Tepat Guna KE – XI Tingkat Kalimantan Tiumur pada 29 april sampai 4 Mei 2025, di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Sebagai informasi, dari 5 kategori yg dilombakan Kukar dapat 3 penghargaan, yakni Desa Batuah sebagai Posyantekdes prestasi juara 3, kemudian olahan Khas daerah Coklat LA Desa Lung Anai raih juara 1,dan Stand terbaik ke 3 diraih Kabupaten Kukar.

“Alhamdulillah pada ajang TTG tingkat provinsi Kaltim 2025, Kukar berhasil raih 3 penghargaan, ” ujar Kepala DPMD Kukar Arianto, diruang kerjanya, Senin (05/05/2025).

Ia mengatakan, setelah dinilai kami bersyukur ada Desa kita yang dapat juara, khususnya Desa Lung Anai dengan produk coklatnya itu sebagai kategori produk makanan khas daerah mendapat juara 1.

“Kemudian Desa Batuah sebagai Lembaga Posyantek terbaik ketiga, dan Stand terbaik ke 3 diraih Kabupaten Kukar, ” imbuhnya.

Ia menyebutkan, bahwa ajang Teknologi Tepat Guna ini event berjenjang, karena dilaksanakan di pusat, kemudian dilaksanakan di provinsi dan Kabupaten Kota, sampai di tingkat Kecamatan.

“Kita ditingkat provinsi Kaltim turut berpartisipasi, kita kirim Desa Batuah mewakili Posyantek unggulan, kemudian Desa Lung Anai dengan kategori makanan khas daerah dan Desa Cipari Makmur untuk membawa Teknologi Tepat Guna unggulan, ” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya selalu sampaikan setiap Desa agar memiliki Teknologi Tepat Guna, tetapi TTG ini sebenarnya tidak wajib ada, ketika dibutuhkan silahkan dikembangkan karena teknologi ini banyak bisa berbagai macam.

“Teknologi Tepat Guna ini kalau diartikan bahwa masyarakat Desa memiliki alat bantu dalam berbagai bidang pada aktifitas keseharian masyarakat, buatan mereka sendiri, dan bisa digunakan pihak lain untuk kerjaan yang sama, maka perlu setiap Desa memiliki inovasi ini, ” pungkasnya. (Rd/Adv)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *