Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DISKOMINFO KUKAR

DP2KB Kukar Dorong PIK-R Jadi Wadah Edukasi dan Konseling bagi Remaja

210
×

DP2KB Kukar Dorong PIK-R Jadi Wadah Edukasi dan Konseling bagi Remaja

Share this article
Sekretaris DP2KB Kukar, Sri Lindawat. (Van/dutakaltimnews.com)
Sekretaris DP2KB Kukar, Sri Lindawat. (Van/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR: Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong keberadaan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) sebagai wadah edukasi sekaligus tempat bagi remaja mendapatkan informasi dan pendampingan terkait berbagai persoalan yang mereka hadapi.

Sekretaris DP2KB Kukar, Sri Lindawati, mengatakan PIK-R dibentuk di lingkungan sekolah maupun masyarakat dengan sasaran utama remaja berusia 10 hingga 24 tahun yang belum menikah.

“Pusat informasi konseling remaja itu ada di sekolah, ada di masyarakat. Sasaran kita adalah remaja usia 10 sampai dengan 24 tahun, 24 tahun ini tapi yang belum nikah,” ujarnya, Selasa (6/10/2026).

Menurutnya, keberadaan PIK-R tidak hanya sebatas memberikan informasi kepada remaja. Program tersebut juga diarahkan untuk membentuk remaja yang mampu menjadi konselor sebaya bagi teman-temannya.

Hal itu dinilai penting karena remaja terkadang merasa malu atau enggan menyampaikan persoalan yang dialaminya kepada orang tua maupun orang dewasa.

Melalui konselor sebaya, mereka diharapkan memiliki ruang yang lebih nyaman untuk bercerita dan mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi.

“Karena anak-anak remajanya kalau biasanya ada faktor malu dan sebagainya. Misalnya sedang ada permasalahan belajar, permasalahan berpacaran yang tidak diketahui keluarga, atau permasalahan lainnya seputar hubungan dan pertemanan. Ini bisa menjembatani permasalahan,” jelasnya.

Sri menjelaskan, materi yang dibawa dalam program PIK-R juga berkaitan dengan upaya menjauhkan remaja dari penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif, seks bebas, serta mencegah terjadinya pernikahan dini.

Para remaja yang terpilih menjadi pengurus PIK-R di sekolah nantinya mendapatkan pembekalan dan pembinaan secara intensif. Mereka diharapkan mampu menjadi agen perubahan sekaligus perpanjangan tangan pemerintah dalam menyampaikan edukasi kepada sesama remaja.

“Siapa nanti yang terpilih menjadi pengurus PIK-R di sekolah, kita berikan pembekalan, dilakukan pembinaan secara masif dan intens. Mereka menyampaikan, menyuarakan, menjadi perpanjangan program pemerintah kepada sasaran yang ada di sekolah,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pengembangan PIK-R juga melahirkan program Duta Generasi Berencana (Duta Genre). Setiap tahun, DP2KB Kukar turut mendorong adanya ajang bagi para remaja untuk menunjukkan kreativitas dan inovasi mereka dalam mengampanyekan berbagai isu kepemudaan.

Duta Genre tersebut juga menjadi bagian dari upaya DP2KB dalam memperluas penyampaian edukasi kepada masyarakat, khususnya kalangan remaja.

Mereka diharapkan mampu membawa pesan positif terkait perencanaan masa depan, kesehatan reproduksi, pencegahan pernikahan dini, serta menjauhi perilaku berisiko.

Sri menyebutkan, prestasi Duta Genre Kukar juga cukup membanggakan. Pada tahun ini, perwakilan Kukar berhasil melaju dalam ajang tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Bahkan, salah satu perwakilan disebut mampu masuk dalam lima besar tingkat nasional.

“Alhamdulillah, Duta Genre Kukar tahun ini di provinsi juga berhasil. Bahkan ada yang sampai ke nasional dan masuk lima besar terbaik,” pungkasnya. (Adv/Van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *