Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BALIKPAPAN

Disparpora Balikpapan Fokuskan Pelatihan Digital Marketing dan Usaha Rumahan untuk Perkuat UMKM

142
×

Disparpora Balikpapan Fokuskan Pelatihan Digital Marketing dan Usaha Rumahan untuk Perkuat UMKM

Share this article
db355673 e95f 4d64 864f 13e1b35b21d4
Kepala Disparpora Kota Balikpapan, Ratih Kusuma.(Foto: Sulastri/Dutakaltimnews.com)
Example 468x60

BALIKPAPAN: Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan terus memperkuat sektor ekonomi kreatif dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program pelatihan yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Langkah ini menjadi strategi penting dalam mendorong kemandirian pelaku usaha lokal di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompetitif.

Kepala Disparpora Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, mengungkapkan bahwa hingga kini masih terdapat potensi masyarakat yang belum tergarap secara maksimal, khususnya dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia di bidang kewirausahaan dan pemasaran berbasis digital.

“Salah satu penguatan yang kami agendakan adalah pelatihan digital marketing. Banyak pelaku UMKM yang produknya bagus, tetapi belum mampu mempromosikannya secara optimal, mulai dari branding hingga pemanfaatan platform digital,” ujar Ratih, Senin, 26 Januari 2026.

Menurutnya, kemampuan pemasaran digital kini menjadi kebutuhan utama bagi pelaku UMKM agar mampu memperluas pasar dan meningkatkan daya saing. Tanpa strategi promosi yang tepat, produk lokal berisiko tertinggal di tengah persaingan yang semakin terbuka.

Selain digital marketing, Disparpora juga memberikan perhatian pada pelatihan kewirausahaan berbasis keterampilan sederhana yang mudah diterapkan, salah satunya pelatihan pembuatan kue. Pelatihan ini dinilai memiliki dampak langsung terhadap peningkatan ekonomi keluarga.

“Pelatihan pembuatan kue mungkin terlihat sederhana, tetapi dampaknya bisa besar. Ini bisa menjadi usaha rumahan, menambah penghasilan keluarga, bahkan membuka peluang kerja baru. Harapan kami, peserta bisa langsung mempraktikkannya,” jelasnya.

Ratih menambahkan, program pelatihan tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga pada pembentukan pola pikir wirausaha. Materi yang diberikan mencakup perencanaan usaha, pengelolaan keuangan sederhana, hingga membangun keberanian untuk memulai bisnis.

Ke depan, Disporapar Balikpapan menargetkan program pelatihan dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat, terutama perempuan dan generasi muda yang memiliki minat berwirausaha namun masih terbatas akses dan pengetahuan.

“Ketika masyarakat dibekali keterampilan dan pengetahuan yang tepat, mereka tidak hanya menjadi pelaku usaha, tetapi juga penggerak ekonomi di lingkungannya,” tutup Ratih.(las)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *