BALIKPAPAN: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan mengingatkan pemerintah daerah, agar memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok menjelang bulan Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga daya beli masyarakat serta mencegah gejolak harga di pasaran.
Anggota Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Jafar Sidik, mengatakan pengawasan terhadap stok dan distribusi bahan pokok merupakan bagian dari tugas dan fungsi Komisi II, khususnya pada sektor perdagangan. “Ini menjadi perhatian kami di Komisi II, terutama terkait ketersediaan bahan pokok seperti sayur-mayur dan kebutuhan pokok masyarakat menjelang Ramadan dan Idulfitri,” ujar Jafar, pada hari Senin (26/1/2026).
Ia menekankan peran strategis Dinas Perdagangan dalam mengatur ketersediaan stok, serta memastikan kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok agar tidak terjadi kelangkaan di pasar. “Kami berharap jangan sampai ada kekosongan barang yang kemudian berdampak pada lonjakan harga yang cukup tinggi,” katanya.
Menurut Jafar, secara hukum ekonomi, peningkatan permintaan yang tidak diimbangi ketersediaan stok akan memicu kenaikan harga. Namun kondisi tersebut, kata dia, seharusnya bisa diantisipasi sejak dini melalui koordinasi dan pengawasan yang baik.
“Kalau komunikasi dan pengawasan berjalan maksimal, seharusnya bisa dikendalikan. Saat ini kondisi masih aman, tetapi kita tetap harus waspada,” jelasnya.
Selain itu, Jafar juga mengingatkan potensi praktik penimbunan bahan pokok oleh oknum pedagang menjelang Ramadan, yang dapat memperparah kelangkaan dan memicu kenaikan harga.
“Permintaan meningkat, lalu ada pihak yang mencari keuntungan dengan menahan stok. Ini yang harus diantisipasi agar tidak terjadi penimbunan,” tegasnya.
Komisi II DPRD, lanjut Jafar, akan menjalankan fungsi pengawasan, sementara pengendalian langsung di lapangan menjadi tanggung jawab dinas teknis terkait. Ia juga mengajak masyarakat dan media untuk ikut berperan aktif dalam memantau kondisi pasar.
“Kami mengingatkan sejak awal agar semua pihak lebih siap. Jika ada temuan di lapangan, segera disampaikan agar bisa ditindaklanjuti,” ujarnya.
Jafar menambahkan, sejumlah komoditas yang biasanya mengalami kenaikan harga menjelang Ramadan antara lain cabai, bawang merah, bawang putih, dan telur. Sementara untuk beras, ia menilai stok masih relatif aman dengan kenaikan harga yang tidak signifikan.
“Biasanya komoditas itu-itu saja yang naik. Untuk beras, sejauh ini masih aman,” pungkasnya.(las)

















