Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DINAS PARIWISATA KUKARKUTAI KARTANEGARA

Dispar Kukar Dorong Pemerataan Event Daerah untuk Majukan Pariwisata dan Kreasi Lokal

190
×

Dispar Kukar Dorong Pemerataan Event Daerah untuk Majukan Pariwisata dan Kreasi Lokal

Share this article
14e80816 2af2 4553 a221 02d47efc04f7
Festival Budaya di Kukar
Example 468x60

KUKAR : Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Dinas Pariwisata terus mendorong pemerataan penyelenggaraan event tahunan di berbagai kecamatan sebagai strategi memperkuat sektor pariwisata dan ruang ekspresi masyarakat lokal.

Plt. Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Awang Ivan Ahmad, menjelaskan bahwa sejumlah kecamatan seperti Sangasanga, Samboja, Kota Bangun, dan Tabang sudah cukup rutin menggelar event tahunan. Ia menilai kegiatan seperti ini penting karena mampu menarik minat masyarakat sekaligus menghadirkan daya tarik wisata yang unik di tiap wilayah.

“Event-event daerah, terutama yang digelar untuk memperingati hari jadi kecamatan, sangat efektif menarik perhatian masyarakat dan peserta. Sayangnya, saat ini baru beberapa kecamatan saja yang rutin melakukannya,” ujarnya, Selasa (17/6/2025).

Menurut Awang Ivan, event juga menjadi wadah ekspresi dan kreasi masyarakat, terutama di desa-desa yang belum memiliki potensi wisata besar. “Kalau tidak ada event, di mana lagi mereka bisa tampil dan menunjukkan kemampuannya? Ini peluang yang perlu terus diciptakan,” katanya.

Ia mencontohkan Festival Pelajar yang pernah digelar pada 2022, di mana pelajar dari Kecamatan Muara Kaman ikut ambil bagian dengan menampilkan tari tradisional hingga menciptakan lagu khusus untuk acara tersebut. Inisiatif seperti ini dinilai mampu menghidupkan semangat kreatif generasi muda daerah.

Beberapa daerah seperti Kota Bangun bahkan telah mandiri membiayai event melalui anggaran desa. Sementara daerah seperti Samboja dan Tabang masih menerima dukungan eksternal, namun tetap mampu menyelenggarakan kegiatan berskala besar, termasuk menghadirkan artis nasional.

“Ini menunjukkan bahwa event bisa menjadi kontribusi nyata desa untuk kemajuan daerahnya. Di Sangasanga misalnya, mereka rutin mengadakan pameran dan mendapat bantuan dari Dispar untuk penyediaan fasilitas seperti panggung,” jelasnya.

Dispar Kukar juga terbuka dalam memberikan dukungan, seperti pada pelaksanaan Eroh Sabintulung di Muara Kaman yang mendapat bantuan pembiayaan dari Dinas Pendidikan.
Lebih lanjut, Awang Ivan mengimbau agar kecamatan dan desa yang memiliki anggaran memadai atau berada di wilayah perusahaan dapat memanfaatkan dana CSR untuk pembiayaan kegiatan.

“Event adalah bagian dari atraksi dalam konsep pariwisata. Kalau atraksinya menarik, tentu orang akan tertarik datang. Tapi harus juga didukung oleh aksesibilitas dan amenitas seperti penginapan,” terangnya.

Meski beberapa kecamatan sudah memiliki penginapan, sejumlah desa seperti Kedang Ipil masih terbatas dan hanya mengandalkan rumah warga secara informal. Padahal, daerah ini memiliki potensi wisata seperti air terjun yang cukup menarik.

“Ke depan, kami berharap ada upaya serius mengelola homestay di desa-desa wisata agar pengunjung bisa nyaman dan tinggal lebih lama. Ini penting untuk mendukung pertumbuhan pariwisata dan ekonomi lokal,” tutupnya. (Adv/dk)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *