Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DISKOMINFO KUKAR

Dinsos Kukar Berupaya Tekan Angka Kemiskinan Melalui Bantuan dan Pemberdayaan

453
×

Dinsos Kukar Berupaya Tekan Angka Kemiskinan Melalui Bantuan dan Pemberdayaan

Share this article
Plt Kepala Dinsos Kukar, Yuliandris
Plt Kepala Dinsos Kukar, Yuliandris
Example 468x60

KUKAR: Kemiskinan masih menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Dinas Sosial (Dinsos) Kukar, sebagai salah satu leading sektor dalam penanganan kemiskinan, terus berupaya menekan angka kemiskinan melalui pemberian bantuan dan pemberdayaan kepada masyarakat miskin.

Plt Kepala Dinsos Kukar, Yuliandris, menjelaskan bahwa berdasarkan data terbaru dari Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial – Next Generation (SIKS-NG), terdapat 2.830 penerima Program Keluarga Harapan (PKH) yang disalurkan melalui Kantor Pos dan 7.571 penerima yang disalurkan oleh Bank BRI. Untuk Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) periode April – Juni, terdapat 1.553 penerima melalui Kantor Pos dan 13.607 penerima melalui Bank BRI. Data ini mungkin tidak sama dengan data By Name By Address (BNBA) karena faktor seperti kematian.

“Pada tahun ini, terdapat 10.401 penerima yang terdiri dari 2.830 penerima PKH dan 7.571 penerima BPNT. Selain bantuan sosial dari kementerian, ada juga bantuan dari Kabupaten Kukar, seperti bantuan tunai untuk lansia, anak yatim piatu, anak terlantar, dan penyandang disabilitas sebesar Rp 200 ribu per bulan selama satu tahun,” ujar Yuliandris.

Selain itu, Dinsos Kukar memberikan bantuan permakanan setiap dua bulan sekali kepada penyandang disabilitas, anak terlantar, dan lansia. Bantuan ini termasuk sembako dan alat bantu seperti kursi roda dan tongkat. Dari APBD Kukar, terdapat 600 penerima bantuan permakanan, sedangkan dari provinsi, targetnya 2.000 penerima, meskipun masih dalam tahap validasi.

“SK Gubernur telah menetapkan bantuan untuk 50 penyandang disabilitas potensial berusia 60-69 tahun. Kami juga memberikan bantuan alat bantu bagi penyandang disabilitas, serta bantuan untuk anak di SLB Tenggarong dan disabilitas yang terlantar,” jelasnya.

Yuliandris menambahkan bahwa penanggulangan kemiskinan ekstrem di Kukar telah mencapai nol persen. Namun, kemiskinan biasa masih menjadi fokus. Salah satu programnya adalah pemberian bantuan permakanan untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin melalui bantuan tunai dan non tunai dari pusat dan daerah.

“Dinsos Kukar juga memberikan pemberdayaan bagi wanita rawan sosial ekonomi dengan bantuan usaha seperti mesin jahit dan alat membuat kue, sesuai dengan potensi masyarakat untuk meningkatkan pendapatan,” tambahnya.

“Intinya, seluruh kegiatan bantuan Dinsos adalah upaya pemerintah untuk mengurangi kemiskinan di Kukar. Meskipun penanggulangan kemiskinan bukan hanya tanggung jawab Dinsos, kami fokus memberikan bantuan kepada masyarakat yang sangat membutuhkan,” tutup Yuliandris. (adv/dk1)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *