KUKAR : Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya mempromosikan potensi wisata daerah melalui berbagai strategi. Salah satu langkah utama yang telah dilakukan adalah pembuatan video promosi yang menampilkan daya tarik wisata di berbagai wilayah.
Plt Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata Kukar, Ivan Ahmad, mengungkapkan bahwa pihaknya baru-baru ini telah menyelesaikan pembuatan video promosi di Desa Bhuana Jaya. Video ini mencakup berbagai aspek wisata, seperti potensi alam, kegiatan kelompok masyarakat, kuliner khas, serta pentas budaya yang ada di daerah tersebut. Selain di Desa Bhuana Jaya, proses pembuatan video juga dilakukan di beberapa kecamatan lainnya dan masih terus berlanjut.
Selain promosi melalui video, Dinas Pariwisata Kukar juga tengah mengembangkan website khusus wisata yang dirancang untuk memberikan informasi lebih terintegrasi kepada wisatawan.
“Saat ini, pembuatan website masih dalam proses. Insya Allah, pada bulan Mei akan dilakukan sosialisasi terkait penggunaannya,” kata Ivan Ahmad.
Website ini akan mencakup informasi penting seperti lokasi wisata, rekomendasi kuliner di sekitar tempat wisata, paket wisata yang tersedia, serta estimasi biaya perjalanan. Sebagai contoh, wisatawan yang ingin berkunjung ke Muara Badak atau pantai di sekitar Panrita Lopi dapat melihat perkiraan biaya perjalanan, termasuk harga tiket masuk, transportasi, hingga estimasi pengeluaran untuk kuliner.
Dengan adanya platform digital ini, wisatawan dapat lebih mudah merencanakan perjalanan mereka secara matang, termasuk memperkirakan anggaran dan moda transportasi yang paling sesuai.
Saat ini, sistem website telah menggunakan server yang dikelola oleh Diskominfo, menggantikan sistem sebelumnya yang bekerja sama dengan pihak dari Jogja. Dengan infrastruktur yang lebih mandiri, diharapkan sistem ini bisa berjalan lebih optimal dan stabil dalam menyajikan informasi wisata.
Terkait promosi destinasi wisata baru, Ivan menjelaskan bahwa langkah-langkah yang diambil bergantung pada perkembangan di lapangan. Jika suatu destinasi mulai berkembang, biasanya ada permintaan dari pemerintah setempat atau inisiatif dari Dinas Pariwisata sendiri untuk membantu memperkenalkannya kepada publik.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap tempat wisata di Kukar memiliki akses promosi yang baik, sehingga bisa dikenal lebih luas dan menarik lebih banyak wisatawan,” pungkasnya. (adv/dk)

















