Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Bonus Atlet Kukar Tak Boleh Kalah dari Daerah Lain, Bupati Aulia Siap Samakan Nominal Tertinggi

267
×

Bonus Atlet Kukar Tak Boleh Kalah dari Daerah Lain, Bupati Aulia Siap Samakan Nominal Tertinggi

Share this article
Kontingen Kukar saat pelepasan untuk mengikuti lima ajang olahraga tingkat Provinsi Kalimantan Timur 2026 di Arbizz Space, Tenggarong, Jumat (30/10/2026). (Irvan/dutakaltimnews.com)
Kontingen Kukar saat pelepasan untuk mengikuti lima ajang olahraga tingkat Provinsi Kalimantan Timur 2026 di Arbizz Space, Tenggarong, Jumat (30/10/2026). (Irvan/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR: Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan bonus bagi atlet yang berlaga pada ajang olahraga tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 tetap menjadi perhatian, meskipun daerah tengah menghadapi kondisi keuangan yang menantang.

Kelima ajang tersebut meliputi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII, Porprov IV Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI), Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) V, Festival Olahraga Rekreasi Daerah (Forda) II, serta Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Kaltim 2026.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri mengatakan, motivasi atlet seharusnya tidak hanya bertumpu pada besaran bonus, melainkan juga semangat bertanding serta kebanggaan mengharumkan nama Kutai Kartanegara.

Menurutnya, Pemkab Kukar berkomitmen menjaga besaran bonus minimal setara dengan yang diberikan pada periode sebelumnya. Bahkan, apabila terdapat kabupaten atau kota lain yang memberikan bonus lebih tinggi, Kukar membuka peluang untuk menyesuaikan dengan nominal tertinggi tersebut.

“Kami berjanji, meskipun dalam kondisi keuangan daerah seperti sekarang ini, bonus yang kita berikan minimal sama dengan periode sebelumnya. Namun, kalau ada kabupaten atau kota lain yang berani memberikan bonus lebih besar, kita akan menyamakan dengan daerah yang memberikan bonus paling tinggi,” ujarnya, Jumat (30/10/2026).

Ia menjelaskan, besaran bonus nantinya akan dibahas bersama para ketua organisasi olahraga. Dengan demikian, kebijakan penghargaan bagi atlet dapat disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan daerah tanpa mengabaikan apresiasi atas perjuangan mereka.

Aulia juga mengingatkan para atlet agar tidak terpengaruh kabar simpang siur mengenai bonus. Ia ingin seluruh kontingen memusatkan perhatian pada persiapan dan pertandingan, bukan pada isu yang berpotensi mengganggu mental bertanding.

“Jangan sampai gara-gara isu bonus yang tidak jelas atau simpang siur, semangat atlet kita terpengaruh. Kami ingin memastikan secara emosional atlet sudah siap untuk bertanding di setiap ajang yang diikuti,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, turut menegaskan bahwa pemberian bonus atlet akan tetap menjadi prioritas pemerintah daerah. Ia memastikan kebijakan tersebut tidak akan terpengaruh isu efisiensi anggaran maupun keterlambatan penyaluran dana daerah.

“Kami pastikan bonus untuk para atlet tidak terpotong oleh isu efisiensi ataupun keterlambatan penyaluran dana daerah. Bonus ini akan tetap menjadi prioritas. Kami optimistis atlet Kukar bisa memberikan hasil terbaik,” katanya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni, menyebut arahan bupati menjadi landasan bagi pemerintah daerah dalam memberikan penghargaan kepada atlet berprestasi.

Ia menjelaskan, capaian yang diraih para atlet nantinya akan menjadi salah satu pertimbangan dalam pemberian apresiasi dari pemerintah. Dispora akan menindaklanjuti kebijakan tersebut sesuai arahan kepala daerah.

“Dari arahan Bapak Bupati, tentunya penghargaan yang diperoleh kawan-kawan atlet juga akan berimbas pada penghargaan yang diberikan pemerintah. Beliau sudah menyebutkan kebijakannya, tinggal nanti kita laksanakan,” pungkasnya. (Van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *