KUKAR : Suasana di Kantor Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) pada Kamis (14/8/2025) begitu semarak. Lomba menghias tumpeng dan dekorasi ruangan digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh bidang yang ada di lingkungan DPU, termasuk Bidang Bina Marga.
Kemeriahan lomba terlihat dari aneka tumpeng dengan hiasan yang indah dan ruangan yang ditata kreatif. Setiap peserta menampilkan ide dan konsep berbeda, menambah semangat persaingan yang sehat. Selain memeriahkan perayaan kemerdekaan, lomba ini juga bertujuan memupuk kebersamaan dan mempererat silaturahmi antar pegawai.
Kepala Bidang Bina Marga DPU Kukar, Linda Juniarti, mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk turut berpartisipasi di setiap perlombaan yang diadakan.

“Kami di Bidang Bina Marga ikut memeriahkan berbagai acara yang diadakan oleh Dinas PU. Beberapa perlombaan yang kami ikuti antara lain karaoke, catur, tenis meja, menghias ruangan, dan menghias tumpeng. Untuk lomba tumpeng, kami mengirim tiga tim. Bagi kami, tujuan utamanya adalah memeriahkan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-80, soal menang atau kalah bukan prioritas,” ujarnya.
Linda menambahkan, keikutsertaan Bidang Bina Marga dalam berbagai lomba menjadi bukti kekompakan tim. “Yang penting kami berpartisipasi di setiap perlombaan. Besok rencananya ada jalan santai dan senam di halaman Dinas PU. Harapan kami di momen kemerdekaan ke-80 ini adalah agar kegiatan seperti ini semakin mempererat kekompakan dan silaturahmi antarbidang,” ungkapnya.
Salah satu momen menarik terjadi pada lomba menghias tumpeng. Salah satu tim dari Bidang Bina Marga seluruh anggotanya adalah laki-laki. Meski menghias tumpeng identik dengan perempuan, tim tersebut membuktikan bahwa kreativitas tidak mengenal batas gender.
“Kami ingin semua ikut terlibat tanpa pembatasan. Ternyata bapak-bapak pun bisa membuat hiasan tumpeng yang menarik,” kata Linda.
Para peserta lomba terlihat antusias mempersiapkan karya mereka. Ada yang memilih tema tradisional dengan ornamen khas daerah, ada pula yang memadukan unsur modern dalam dekorasi. Penilaian dilakukan oleh juri yang menilai dari segi kerapian, kreativitas, kesesuaian tema, serta rasa dan tampilan tumpeng.

Menurut Linda, kegiatan semacam ini juga menjadi sarana melepas penat dari rutinitas pekerjaan yang padat. “Kami sehari-hari berkutat dengan pekerjaan teknis di lapangan dan administrasi. Dengan adanya lomba seperti ini, suasana menjadi lebih segar, hubungan antarpegawai makin akrab, dan semangat kerja pun meningkat,” ujarnya.
Perayaan HUT RI ke-80 di DPU Kukar tahun ini tidak hanya diwarnai lomba tumpeng dan hias ruangan. Panitia juga menggelar berbagai perlombaan lain seperti joget balon, mengaji, hingga poker. Semua lomba dirancang agar dapat diikuti oleh pegawai dari semua bidang tanpa memandang jabatan, usia, atau gender.
Linda berharap semangat kebersamaan yang tercipta dapat terus terjaga. “Jangan hanya saat perayaan kemerdekaan kita kompak. Kekompakan ini harus kita bawa ke dalam pekerjaan sehari-hari, agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” tutupnya. (Adv/dk)

















