KUKAR : Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menggelar ajang Pemilihan Duta Wisata 2025, berkolaborasi dengan DPC Asosiasi Duta Wisata Indonesia (Adwindo) Kukar.
Adwindo akan bertanggung jawab atas seluruh tahapan pelaksanaan, mulai dari sosialisasi, pendaftaran, seleksi, hingga tahap karantina dan malam final, sementara Dispar Kukar akan memberikan dukungan dalam pembiayaan kegiatan ini.
Plt Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Ivan Ahmad, menjelaskan bahwa konsep pemilihan duta wisata tahun ini berbasis kemitraan.
“Kita bermitra dengan Adwindo. Mereka yang melaksanakan seluruh proses di lapangan, sedangkan kami mendukung dari sisi pembiayaan. Insya Allah, acara ini akan digelar pada Juni 2025. Setelah Lebaran, kita mulai fokus pada sosialisasi dan pendaftaran,” ujar Ivan Selasa (18/3/2025)
Menurutnya, sosialisasi akan berlangsung selama dua minggu di bulan April, kemudian pendaftaran akan dibuka. Proses seleksi dijadwalkan berlangsung pada bulan Mei.
Saat ini, pemilihan Duta Wisata Kukar 2025 masih terbuka untuk umum. Namun, Ivan berharap ke depan setiap kecamatan bisa mengirimkan perwakilan agar ajang ini lebih merata dan mampu meningkatkan kualitas SDM di seluruh daerah.
“Harapan saya nanti setiap kecamatan bisa memiliki perwakilan dalam ajang ini. Kalau itu terwujud, akan ada 20 pasangan dari 20 kecamatan. Saat ini memang masih terbuka untuk umum, tetapi ke depan kita ingin ada perwakilan dari masing-masing kecamatan untuk memperkuat regenerasi duta wisata di Kukar,” jelasnya.
Ivan juga menegaskan bahwa Duta Wisata Kukar 2024 masih memiliki peran penting dalam ajang tahun ini. Mereka akan menjalankan program kerja selama satu tahun, termasuk membantu mempromosikan pariwisata Kukar dan memberikan motivasi kepada pelajar.
“Mereka masih bertugas selama setahun untuk berbagai kegiatan promosi wisata. Saat ajang pemilihan 2025 berlangsung, mereka juga akan menyerahkan jabatan secara resmi kepada pemenang baru,” tambahnya.
Pemenang Duta Wisata Kukar 2025 nantinya akan melaju ke ajang pemilihan Duta Wisata tingkat Provinsi Kalimantan Timur, yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2025.
“Jadi setelah kita memilih pemenang di tingkat kabupaten, mereka akan bersaing dengan perwakilan dari kota dan kabupaten lain di Kalimantan Timur,” ungkap Ivan. (adv/dk)

















