Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
ADVERTORIAL

Bentuk Komitmen Disdikbud, Berikan Fasilitas Sapras pada Satuan Pendidikan Sekolah Dasar

258
×

Bentuk Komitmen Disdikbud, Berikan Fasilitas Sapras pada Satuan Pendidikan Sekolah Dasar

Share this article
Kepala Bidang Pendidikan SD Disdikbud Kukar, Ahmad Nurkhalis,
Kepala Bidang Pendidikan SD Disdikbud Kukar, Ahmad Nurkhalis,
Example 468x60

KUKAR: Sarana dan prasarana (sapras) menjadi kebutuhan yang harus dipenuhi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di satuan pendidikan Sekolah Dasar (SD) di Kutai Kartanegara (Kukar). Pemerintah Kabupaten Kukar melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) terus memberikan dukungan untuk kemajuan pendidikan.

“Kami berkomitmen untuk terus membantu sekolah, terutama dalam hal sarana prasarana. Ini bisa berupa penambahan ruang kelas baru atau rehabilitasi bangunan yang sudah tidak layak,” ungkap Kepala Bidang Pendidikan SD Disdikbud Kukar, Ahmad Nurkhalis, pada Selasa (16/7/24).

Bantuan yang sudah berjalan tahun lalu meliputi kelengkapan meubel, seperti kursi dan meja untuk siswa, serta lemari dan meja untuk guru. Saat ini, terdapat 441 SD negeri, 38 SD swasta, dan 35 Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kukar.

“Kami memberikan bantuan ke sekolah-sekolah di Kukar. Bantuan lain yang sudah berjalan tahun lalu termasuk tenda untuk kegiatan pramuka, sarana olahraga seperti bola voli dan tenis meja, serta rak sepatu. Semua ini adalah dukungan prasarana yang diberikan khususnya untuk SD,” tambahnya.

Pemenuhan sapras ini dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, dengan prioritas pada sekolah-sekolah negeri. Sekolah swasta dapat mengajukan permohonan bantuan yang kemudian disetujui oleh Bupati dan dimasukkan ke dalam anggaran.

Menurut Nurkhalis, sekolah-sekolah yang telah menerima bantuan merespons positif. “Mereka senang, terutama dengan kursi dan meja baru untuk guru yang sudah lapuk, serta sarana olahraga yang memberi semangat baru untuk kegiatan-kegiatan olahraga,” ujarnya.

Selain itu, hampir semua sekolah di Kukar sudah menerima komputer atau Chromebook dengan jumlah bervariasi, tergantung anggaran dan kebijakan kementerian. Hal ini membantu sekolah dalam kegiatan asesmen yang mengharuskan penggunaan komputer, meskipun beberapa sekolah dengan jumlah siswa lebih banyak harus bergantian.

“Upaya ini adalah salah satu cara Dinas Pendidikan untuk meningkatkan kualitas belajar, terutama terkait program Merdeka Belajar yang banyak mengharuskan penggunaan platform digital. Selain dianggarkan dari kementerian, bantuan ini juga disupport melalui dana APBD,” jelas Nurkhalis.

Dengan asesmen-asesmen yang sekarang semuanya online, dukungan sapras dari Disdikbud Kukar diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kukar. (adv/dk1)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *