Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BALIKPAPAN

Balikpapan Genjot Investasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Lewat Tourism Investment Forum 2025

245
×

Balikpapan Genjot Investasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Lewat Tourism Investment Forum 2025

Share this article
10cc0dde 2647 4b5e a0da 45f3c33ef21b
Kepala Bappeda Litbang Kota Balikpapan, Murni. (Foto:Sulastri/Dutakaltimnews.com)
Example 468x60

BALIKPAPAN: Meski tengah menghadapi keterbatasan fiskal akibat pemotongan dana pusat hampir Rp1 triliun, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan tetap melangkah mantap memperkuat kemandirian ekonomi daerah.

Melalui Balikpapan Tourism Investment Forum (BTIF) 2025, Pemkot berupaya menarik investor, memperluas jejaring industri kreatif, dan mendorong sektor pariwisata sebagai tulang punggung ekonomi lokal.

Kepala Bappeda Litbang Kota Balikpapan, Murni, mengatakan forum investasi tahun ini akan berfokus pada pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (ekraf).

Menurutnya, arah pembangunan Balikpapan kini ditujukan menuju kemandirian ekonomi berbasis industri kreatif dan pariwisata berkelanjutan. “Investasi kali ini diarahkan pada sektor pariwisata, termasuk olahraga, hotel, kuliner, dan produk kreatif. Kita ingin membangun sinergi antar pelaku usaha, komunitas, dan pemerintah,” jelasnya, pada hati Jumat (7/11/2025).

BTIF 2025 juga menjadi ajang strategis bagi para pelaku industri perhotelan, untuk memperkenalkan layanan mereka kepada calon investor dan wisatawan. Acara ini akan menghadirkan narasumber dari Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian Investasi, serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Selain itu, kehadiran Duta Wisata Nasional di forum ini akan menjadi momen penting, untuk memperluas promosi pariwisata Balikpapan ke tingkat nasional.

Dengan mengusung tema “Harmoni Nusantara”, BTIF 2025 tampil lebih inklusif dan matang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Murni mengungkapkan, keterlibatan komunitas dan sektor swasta meningkat signifikan, termasuk dukungan dari Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) yang turut menghadirkan Dewa 19 sebagai bintang tamu utama.

“Menghadirkan Dewa 19 ini monumental. Selain menjadi hiburan masyarakat, juga menjadi daya tarik besar bagi wisatawan dan investor,” ujarnya.

Tak hanya itu, Pemkot juga menampilkan Orkestra Kota Balikpapan yang dibentuk oleh Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) di bawah pimpinan Cokorda Ratih Kusuma. Orkestra tersebut akan tampil dalam sejumlah agenda utama forum sebagai simbol kreativitas dan identitas budaya kota.

Meski harus melakukan efisiensi besar-besaran, semangat membangun Balikpapan tidak surut. Murni menegaskan bahwa forum investasi ini akan digelar dua tahun sekali sebagai ajang evaluasi dan promosi industri kreatif lokal.

“Kita berharap tahun 2027 kondisi keuangan sudah membaik, sehingga event besar seperti ini bisa kembali digelar dengan skala lebih luas dan meriah,” tambahnya.

Ia juga optimistis bahwa keterlibatan aktif masyarakat dan pelaku usaha dari daerah sekitar seperti Penajam Paser Utara dan kabupaten lain di Kalimantan Timur, akan memperkuat daya saing ekonomi Balikpapan.

“Gerakan dari kota dan kabupaten sekitar akan membangkitkan ekonomi Balikpapan. Kita ingin membangun kota ini dengan kekuatan kita sendiri,” tegasnya.

Balikpapan Tourism Investment Forum 2025 bukan sekadar ajang promosi, tetapi momentum penting bagi kebangkitan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata daerah. Dengan semangat kolaborasi dan efisiensi, Pemkot Balikpapan menegaskan komitmennya untuk mewujudkan visi kota yang mandiri, harmonis, dan berkelas nasional.

“Meskipun dana kami dipotong hampir Rp1 triliun, upaya membangun tidak berhenti. Justru ini menjadi tantangan agar kita semakin kreatif dan inovatif,” pungkas Murni.(las)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *