Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
ADVERTORIALKUTAI KARTANEGARA

Askab Kukar Siapkan Regenerasi Pemain Lewat Bupati Cup dan Tim U-17

213
×

Askab Kukar Siapkan Regenerasi Pemain Lewat Bupati Cup dan Tim U-17

Share this article
0b4d2310 694d 4e75 a0e7 b2907f7fee4b
Ketua Askab Kukar Thauhid Afrilian Noor
Example 468x60

KUKAR : Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kutai Kartanegara terus mematangkan persiapan pembinaan sepak bola lokal, termasuk menyiapkan regenerasi pemain untuk menghadapi kompetisi-kompetisi di berbagai level.

Ketua Askab Kukar, Thauhid Afrilian Noor, menegaskan bahwa sejumlah pemain muda telah dipantau oleh tim talent scouting untuk kemungkinan direkrut ke Kartanegara FC.

“Kami tidak berhenti pada satu kegiatan saja. Saat ini kami juga sedang menyiapkan ajang Bupati Cup yang tetap akan dibatasi untuk pemain lokal,” ujar Thauhid Kamis (15/5/2025).

Ia menekankan bahwa pembatasan ini dilakukan demi menjaga ruang bagi talenta asli daerah agar tidak tenggelam oleh pemain dari luar. Kemudian untuk proses seleksi dilakukan secara ketat guna membentuk tim yang benar-benar mewakili kekuatan asli Kutai Kartanegara.

“Kami berharap dari pembinaan ini lahir pemain-pemain berbakat yang bisa menjadi andalan daerah di masa depan,” tambahnya.

Secara keseluruhan, Thauhid optimis dengan potensi pemain lokal. Banyak di antaranya telah menembus klub-klub nasional, bahkan bermain di Liga 3 dan Liga 4. Namun, karena sebagian telah melewati usia U-17, Askab Kukar kini fokus membentuk tim baru untuk kelompok umur tersebut yang akan masuk dalam struktur tim inti U-20 Kartanegara FC.

Ia juga menekankan pentingnya pendekatan berbeda untuk setiap kelompok usia. “U-13 tidak bisa diperlakukan sama dengan U-15, begitu pula dengan U-17 dan U-20. Sekarang tim U-17 sudah naik ke U-20 dan akan jadi kekuatan Porprov Kukar, maka kita harus menyiapkan kembali tim U-17 baru,” jelasnya.

Thauhid mengatakan bahwa kompetisi harus terus digelar secara berkesinambungan agar seleksi dan pembinaan pemain berjalan lancar. Ia juga mengakui masih adanya kendala teknis di lapangan, seperti kondisi sarana yang belum standar, namun hal itu dianggap wajar.

“Pengalaman kami mengikuti Liga 3 dan 4 di Jawa, tantangan teknis di sana tidak jauh berbeda. Bedanya hanya pada jam terbang dan pengalaman bermain. Karena itu, penting bagi kami memberi kesempatan bertanding kepada pemain-pemain muda, termasuk melawan tim dari luar daerah untuk membentuk mental mereka,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni, menegaskan bahwa pihaknya terus mendukung kerja-kerja pembinaan yang dilakukan Askab Kukar, mulai dari level kabupaten hingga nasional.

“Dispora hadir dengan dukungan sarana prasarana serta memfasilitasi berbagai kejuaraan, khususnya di cabang olahraga sepak bola. Harapannya, sepak bola bisa menjadi salah satu sarana untuk mengharumkan nama Kukar di tingkat nasional,” pungkasnya. (Adv/dk)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *