BALIKPAPAN: Untuk memastikan kelancaran pelayanan dan keamanan penumpang, Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro meninjau langsung aktivitas di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan pada Senin (16/3/2026). Arus mudik Lebaran melalui jalur udara di Kalimantan Timur mulai menunjukkan peningkatan.
Peninjauan tersebut dilakukan dalam rangka memastikan pelaksanaan pengamanan arus mudik selama Operasi Ketupat 2026 berjalan lancar menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.
Kapolda mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima, jumlah penumpang yang dilayani di bandara terbesar di Kalimantan Timur itu saat ini mencapai rata-rata 18.000 hingga 20.000 orang per hari.
Dalam sehari jika dirata-ratakan sekitar 19.000 penumpang. Hingga saat ini arus penumpang masih berjalan lancar meskipun ada peningkatan dibanding hari biasa.
Ia memperkirakan total pergerakan penumpang selama periode mudik tahun ini dapat menembus lebih dari 300 ribu orang. Angka tersebut diprediksi meningkat sekitar dua persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
“Sejumlah maskapai juga telah menyiapkan penerbangan tambahan, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang,” ujar Endar saat meninjau area terminal keberangkatan.
Hingga saat ini tercatat sebanyak 56 extra flight telah disiapkan guna mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang hendak mudik maupun kembali ke Balikpapan.
“Penerbangan tambahan ini sangat membantu masyarakat yang melakukan perjalanan, baik yang keluar dari Balikpapan maupun yang masuk ke Balikpapan,” katanya.
Menurut Endar, menjelang Lebaran arus penumpang masih didominasi oleh warga yang berangkat dari Balikpapan menuju berbagai kota tujuan di Indonesia. Kondisi tersebut membuat tiket penerbangan dari Balikpapan dalam beberapa hari terakhir relatif sulit didapatkan.
Namun, situasi itu diperkirakan akan berubah setelah Lebaran. Arus balik diprediksi didominasi oleh penumpang yang kembali ke Balikpapan setelah merayakan Idulfitri di kampung halaman.
Selain lonjakan penumpang, faktor cuaca juga menjadi perhatian dalam operasional penerbangan. Dalam beberapa hari terakhir, hujan deras yang turun secara tiba-tiba di sejumlah wilayah sempat memengaruhi jadwal penerbangan.
Akibat kondisi tersebut, beberapa pesawat dilaporkan mengalami penundaan, pengalihan rute, hingga melakukan putar balik atau turn around demi menjaga keselamatan penumpang.
“Memang cuaca ini menjadi salah satu faktor yang harus diwaspadai. Ada beberapa penerbangan yang sempat dialihkan atau ditunda, tetapi keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas utama,” jelasnya.

Meski demikian, Kapolda memastikan hingga saat ini situasi keamanan dan pelayanan di Bandara Sepinggan tetap berjalan kondusif. Pihak kepolisian bersama instansi terkait terus melakukan pengawasan guna memastikan arus mudik dan arus balik Lebaran berlangsung aman dan tertib.
Ia juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan udara agar memantau informasi penerbangan secara berkala serta datang lebih awal ke bandara untuk mengantisipasi perubahan jadwal akibat faktor cuaca.
Melalui koordinasi lintas instansi dan kesiapan personel di lapangan, diharapkan mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran di Kalimantan Timur dapat berlangsung aman, lancar, dan nyaman. (las)

















