KUKAR : SDN 005 Loa Kulu, Kecamatan Loa Kulu, tengah mendapatkan pembangunan empat ruang kelas baru. Meski proses pembangunan berlangsung di area sekolah, kegiatan belajar tetap berjalan dengan penyesuaian. Kepala Sekolah Endang Siti Bunga mengatakan, pihaknya menata ulang jadwal belajar demi keamanan siswa.
Menurut Endang, bangunan lama hasil hibah masih bisa digunakan sehingga kegiatan belajar pagi tetap dilakukan. Namun, ia harus membuat strategi khusus agar anak-anak tidak terganggu dengan aktivitas para pekerja bangunan.
“Selama ada pekerjaan di sekitar sekolah, saya padatkan jam pelajaran. Misalnya, kelas satu biasanya pulang pukul 10.30, tapi saya pulangkan lebih awal, sekitar pukul 10.00 atau 09.45, supaya anak-anak tidak berisiko terkena paku atau benda berbahaya,” jelasnya, Rabu (24/9/2025).
Endang menambahkan, meski jam belajar dipersingkat, anak-anak tetap diberi tugas rumah (PR) untuk menjaga kualitas pembelajaran. Sementara itu, kelas yang berlokasi di atas tetap belajar hingga jam normal pukul 12.40.
Ia menargetkan, empat ruang kelas baru tersebut dapat selesai pada akhir tahun 2025. Kehadiran ruang baru diharapkan mampu mengatasi keterbatasan ruang belajar sekaligus memberi kenyamanan lebih bagi siswa dan guru.
Endang juga menekankan pentingnya dukungan masyarakat sekitar. Meski ada pembangunan, masyarakat tetap mendukung penuh kegiatan sekolah. Komunikasi antara pihak sekolah dengan komite, RT, dan orang tua murid berjalan baik.
“Alhamdulillah, masyarakat selalu mendukung. Bahkan saat kunjungan Wakil Bupati, tanpa undangan resmi pun mereka hadir. Semua karena mereka peduli dengan pendidikan anak-anak di sini,” ungkapnya.
Dengan langkah antisipatif ini, SDN 005 Loa Kulu optimistis proses pembangunan dan kegiatan belajar bisa berjalan seimbang hingga proyek selesai sesuai target. (Adv/and)

















