KUKAR : Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Wiyono, melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan kantor baru Kelurahan Maluhu pada Rabu (11/6/2025). Peninjauan ini didampingi oleh Kabid Cipta Karya Muhammad Jamil, Lurah Maluhu Tri Joko Kuncoro, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), tim teknis, serta konsultan pengawas.
Wiyono menyampaikan bahwa peninjauan ini dilakukan guna memastikan kesiapan pembangunan kantor yang telah direncanakan dan masuk tahap lanjutan pada tahun ini.
“Alhamdulillah, anggaran untuk pembangunan lanjutan sudah tersedia tahun ini. Harapannya, kantor ini dapat tuntas tahun ini dan bisa digunakan tahun depan agar pelayanan publik lebih optimal,” jelasnya.
Wiyono juga menekankan bahwa kantor kelurahan ini harus menjadi ruang pelayanan yang nyaman, baik bagi pegawai maupun masyarakat. Saat ini, progres pekerjaan masih sekitar 20 persen, dengan pembangunan yang baru mencapai tahap fondasi. Sisanya, sekitar 80 persen, akan difokuskan untuk penyelesaian struktur dan bangunan utama.
Pembangunan tahap awal sebelumnya, menurut Wiyono, hanya mampu menyelesaikan fondasi karena mengandalkan anggaran dari APBD Perubahan yang terbatas. Namun, pihaknya memastikan proyek ini tidak mangkrak.
“Kita lanjutkan tahun ini agar bisa dimanfaatkan maksimal oleh masyarakat. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam peningkatan pelayanan publik,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa desain bangunan mengusung kearifan lokal, disesuaikan dengan budaya masyarakat setempat. Selain itu, pembagian ruang kantor juga dirancang berdasarkan kebutuhan organisasi, seperti ruang lurah, sekretaris, dan ruang pelayanan lainnya. Ia juga menegaskan bahwa kualitas tetap menjadi prioritas utama.
“Kita ingin pekerjaan cepat selesai, tapi kualitas tetap nomor satu,” ujarnya.
Wiyono juga mengingatkan agar pelaksanaan proyek ini tidak menimbulkan temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ia mengajak semua pihak yang terlibat untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam proses pengerjaan.
Sementara itu, Kepala Bidang Cipta Karya Muhammad Jamil menjelaskan bahwa kunjungan ini dilakukan sebelum pelaksanaan PCM (Pre-Construction Meeting). Tujuannya adalah mencocokkan Detail Engineering Design (DED) dengan kondisi aktual di lapangan.
“Jika ada perbedaan, akan dituangkan dalam dokumen MC-0 yang berisi gambar acuan kerja bernama Bill Drawing,” terang Jamil.

Direktur CV Rezki Aulia, Muhammad Horiansyah, selaku penyedia dan pelaksana proyek, mengatakan pihaknya telah mengerahkan tenaga kerja lokal dan tenaga ahli dari luar daerah, khususnya dari Jawa, yang berpengalaman di bidang konstruksi.
“Kami berkomitmen menjaga kualitas pekerjaan, dan Insya Allah proyek ini selesai tepat waktu jika cuaca mendukung,” ujarnya.
Terkait penyediaan material, Horiansyah memastikan pihaknya mengikuti spesifikasi teknis yang ditentukan. Material lokal akan digunakan jika sesuai kebutuhan, namun jika harus didatangkan dari luar, pihaknya juga siap melakukannya.
Untuk kebutuhan SDM, ia menyebutkan telah menyiapkan tenaga pelaksana dan pengawas yang kompeten. Secara keseluruhan, proyek ini didukung oleh sekitar 3 tenaga ahli dan lebih dari 25 pekerja lapangan.
“Karena proyek ini berskala dua lantai, kami pastikan jumlah dan kualitas personel cukup dan siap,” jelasnya.
Diharapkan dengan percepatan pekerjaan ini, kantor baru Kelurahan Maluhu bisa segera difungsikan, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung lebih optimal dan representatif. (Adv/dk)

















