KUKAR : Pemerintah Desa Teluk Dalam, Kecamatan Tenggarong Seberang menetapkan pembangunan infrastruktur dan penguatan ekonomi sebagai prioritas utama dalam program kerja tahun 2025. Berbagai proyek telah direncanakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mulai dari perbaikan jalan hingga pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kepala Desa Teluk Dalam, Supian mengatakan bahwa, salah satu proyek utama yang akan dilaksanakan adalah penyelesaian jalan padat karya di RT 1 sepanjang 1,5 km. Selain itu, pemerintah desa juga akan menangani pembangunan drainase di beberapa titik guna mencegah banjir dan memperbaiki sistem pembuangan air.
“Kami juga menerima bantuan dari Dinas Perkim sebesar Rp5 miliar yang akan digunakan untuk semenisasi jalan lingkungan. Selain itu, akan ada proyek pengurukan dan penyelesaian pembangunan kantor desa, yang berlokasi di depan kantor saat ini,” kata Supian Rabu (5/3/25)
Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah desa juga memprioritaskan program bantuan sosial, salah satunya dengan membangun rumah singgah sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Rencananya, akan dibangun 20 kamar yang bisa digunakan untuk akomodasi. Proyek ini dijadwalkan mulai berjalan tahun ini.
Tak hanya itu, pemerintah desa juga akan menyalurkan bantuan kepada warga kurang mampu, termasuk perbaikan rumah tidak layak huni. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama bagi mereka yang tinggal di kondisi yang kurang layak.
Dukungan bagi UMKM dan Rencana Pembangunan Ruko
Di sektor ekonomi, pemerintah desa berkomitmen untuk mendukung UMKM lokal. Salah satu langkah yang diambil adalah pembangunan enam unit kios di depan kantor desa untuk digunakan oleh pelaku usaha kecil.
Selain itu, pemerintah desa juga akan membangun ruko di lahan pemuda, yang saat ini digunakan sebagai area berjualan. Proyek ini telah dikoordinasikan dengan pihak aset daerah karena tanah tersebut merupakan milik pemerintah daerah. Nantinya, ruko yang dibangun bisa disewakan untuk menambah pendapatan desa.
Terkait pengelolaan rumah singgah, pemerintah desa berencana untuk menyerahkannya kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Selain itu, BUMDes juga masih menjalankan kerja sama dengan pemerintah daerah dalam pengelolaan perkebunan sawit di stadion.
“Dengan berbagai program ini, kami Pemerintah Desa Teluk Dalam berharap dapat meningkatkan kualitas infrastruktur, kesejahteraan sosial, serta perekonomian masyarakat di tahun 2025.” pungkasnya (Adv/dk)

















