KUKAR : Kepala Desa Perdana, Kecamatan Kembang Janggut, Pitoyo, mengungkapkan bahwa pembangunan infrastruktur di desanya telah mencapai 80 persen. Capaian ini, disampaikan pada Selasa (29/10/24). Dengan kamuan pembangunan tersebut diharapkan dapat memperkuat perekonomian masyarakat dan menjadi indikator keberhasilan pembangunan desa.
Diketahui Desa Perdana terletak di wilayah hulu Kukar dengan dikelilingi perkebunan kelapa sawit. Kemajuan pembangunan infrastruktur menjadi harapan masyarakat, agar mampu mendorong peningkatan ekonomi masyarakat, apalagi dengan dukungan dari perusahaan swasta yang siap membantu membangun daerah di ring 1 perusahaan
Pitoyo menjelaskan bahwa dalam dua tahun terakhir, pemerintah desa terus mendorong pembangunan infrastruktur untuk pemerataan. “Masih ada beberapa gang yang belum tersentuh, seperti di RT 8, dengan panjang sekitar 80 hingga 100 meter, dan akan kami lanjutkan di tahun 2025,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa jika ada dukungan tambahan dari pemerintah kecamatan atau kabupaten, pembangunan jalan yang menghubungkan antardesa sepanjang dua kilometer diperkirakan bisa selesai pada tahun 2025.
Pitoyo juga menyebutkan bahwa melalui APBD Kabupaten, pihaknya berharap bisa menyelesaikan proyek-proyek besar yang membutuhkan dana besar. “Kami telah mengajukan dalam musrenbang dan akan memperkuat usulan ini di tingkat kecamatan dan kabupaten. Kami terus mengupayakan agar program-program yang membutuhkan anggaran besar bisa mendapat dukungan dari pemerintah,” jelasnya.
Selain jalan, ketersediaan air bersih juga menjadi perhatian. Saat ini, sudah 50 persen wilayah Desa Perdana memiliki akses air bersih, termasuk tiga desa yang terhubung dengan PDAM, dengan sumber air berasal dari Sungai Belayan. Pemerintah desa sedang dalam proses tahap pemasangan untuk menjangkau seluruh warga.
“Kami berharap ke depan seluruh infrastruktur di Desa Perdana, mulai dari jalan hingga sarana pertanian, dapat merata dan dinikmati oleh semua masyarakat,” pungkasnya. (adv/dk)

















