KUKAR: Sebanyak 76 peserta dari 13 kecamatan mengikuti Pemilihan Teruna Dara Kutai Kartanegara (Kukar) ke-17 tahun 2024. Acara ini diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar bekerja sama dengan Asosiasi Duta Wisata Indonesia (ADWINDO) cabang Kukar.
Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setkab Kukar, Ahyani Fadianur Diani, pada Jumat (31/5/24) di ruang aula Kantor DPRD Kukar, yang turut dihadiri Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Triyatma, Adyatama Kepariwisataan, para Dewan Juri, dan panitia dari ADWINDO.
Asisten II Kukar, Ahyani Fadianur Diani, mengatakan bahwa ini adalah kali ke-17 kegiatan ini dilaksanakan dan minat peserta tahun ini cukup banyak. Namun, baru ada 13 kecamatan yang ikut serta. “Mudah-mudahan ke depan terwakili dari masing-masing kecamatan dan kegiatan ini tetap berlanjut,” ungkapnya.
“Kita mengharapkan juga pemilihan Teruna Dara ini sebagai ajang promosi karena merekalah yang bisa menginformasikan kepariwisataan kita baik melalui mereka sendiri maupun media sosial lainnya,” katanya.
Sementara Kabid Pemasaran Dispar Kukar, Triyatma, mengatakan bahwa jumlah peserta Pemilihan Teruna Dara Kukar tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya.
Ada sekitar 76 peserta dari 13 kecamatan di Kukar, diantaranya Samboja 5 orang, Samboja Barat 1 orang, Muara Badak 6 orang, Marangkayu 1 orang, Loa Janan 1 orang, Loa Kulu 1 orang, Tenggarong 48 orang, Tenggarong Seberang 1 orang, Sebulu 1 orang, Muara 3 orang, Kota Bangun 2 orang, Kenohan 2 orang, dan Tabang 1 orang. Jadi totalnya 76 orang peserta,
“Tujuan pemilihan Teruna Dara ini adalah untuk mencari bakat atau talenta muda Kukar sebagai mitra Pemerintah Kabupaten Kukar dalam mempromosikan pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Triyatma pada Jumat (31/5/24).
Ia menambahkan bahwa proses pemilihan Teruna Dara ini dimulai dari tahap pendaftaran, saat ini masuk pada tahap seleksi di mana nanti akan dipilih 12 pasang finalis.
Setelah itu, peserta akan mengikuti pra karantina yang meliputi adu bakat dan lainnya. Kemudian, tahap karantina akan memberikan pengetahuan kepada para peserta terkait dengan pariwisata, budaya, sejarah, dan kepribadian.(adv/dk1)

















