Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Karhutla di Kota Bangun Seberang Meluas, Api Masih Terdeteksi di Area Sulit Dijangkau

226
×

Karhutla di Kota Bangun Seberang Meluas, Api Masih Terdeteksi di Area Sulit Dijangkau

Share this article
Tim Gabungan Usai Memadamkan Api di Kota Bangun Seberang (Dok. Kecamatan Kota Bangun)
Tim Gabungan Usai Memadamkan Api di Kota Bangun Seberang (Dok. Kecamatan Kota Bangun)
Example 468x60

KUKAR: Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di wilayah Desa Kota Bangun Seberang (KBS), Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), sejak Selasa (22/9/2026).

Kebakaran terpantau berada di kawasan yang cukup jauh dari permukiman. Hingga Rabu (23/9/2026), sejumlah titik api dan bara masih terdeteksi, namun petugas dan relawan mengalami kendala untuk menjangkau lokasi karena medan yang sulit dan jaraknya mencapai sekitar 5–6 kilometer dari jalan poros.

Kepala Desa Kota Bangun Seberang, Yusuf, mengatakan, kebakaran mulai terpantau sejak Selasa dan terus dilakukan pemantauan oleh pemerintah desa bersama relawan.

karhutla2

“Memang sudah kami pantau dari Selasa. Sore itu arahnya sudah bergerak ke jalan poros Muarawis–Kota Bangun,” ujar Yusuf Rabu (23/9/2026).

Menurutnya, luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 30 hektare. Namun, angka tersebut masih berupa perkiraan karena sebagian besar titik api berada jauh di dalam kawasan dan belum dapat dilakukan pengukuran secara langsung.

Yusuf memastikan kebakaran belum mengarah ke permukiman warga. Pemantauan terus dilakukan untuk mengantisipasi apabila api bergerak mendekati wilayah yang dihuni masyarakat.

“Kalau permukiman kemungkinan besar tidak. Kami tetap berjaga-jaga agar tidak sampai ke pemukiman,” katanya.

Camat Kota Bangun, Abdul Karim, menambahkan, titik api yang berada di sekitar jalan poros Desa Kota Bangun Seberang menuju Kecamatan Muara Wis telah berhasil dipadamkan pada Selasa malam.

Pemadaman melibatkan berbagai unsur, mulai dari relawan Kota Bangun Seberang dan Muara Wis, pemerintah kecamatan dan desa, TNI-Polri, petugas pemadam kebakaran, hingga masyarakat.

“Alhamdulillah, sekitar pukul 23.00 WITA yang berada di pinggir jalan poros sudah padam 100 persen,” ungkap Abdul Karim.

Meski demikian, titik api yang berada jauh ke dalam kawasan masih menjadi perhatian. Lokasinya diperkirakan sekitar 5–6 kilometer dari jalan sehingga sulit dijangkau petugas.

Kepala Pos Sektor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kecamatan Kota Bangun, Abdi Ratama, mengatakan, pihaknya menerima informasi adanya kebakaran lahan di Desa Kota Bangun Seberang pada Selasa sore.

Tim kemudian bergerak ke lokasi bersama sejumlah relawan. Saat tiba, api di sekitar lokasi yang dapat dijangkau telah padam. Petugas hanya menemukan sejumlah bara dan titik api yang berada jauh di dalam kawasan.

“Dari titik air ke lahan yang terbakar kurang lebih 500 meter. Tim melakukan pembasahan dan pendinginan di sekitar lokasi,” jelasnya.

Penanganan melibatkan personel Disdamkarmatan, Polsek dan Koramil Kota Bangun, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, relawan pemadam kebakaran dari beberapa wilayah, serta masyarakat.

Petugas juga mengerahkan mesin pompa, selang, nosel, dan sejumlah peralatan pemadaman untuk melakukan pembasahan terhadap area yang dapat dijangkau.

Sementara itu, luas lahan yang terbakar secara resmi masih dalam pendataan. Pemerintah setempat juga belum dapat memastikan penyebab kebakaran karena lokasi titik api yang sulit dijangkau. (and)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *