Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

SDN 003 Tenggarong Siapkan Langkah Menuju Adiwiyata Mandiri, Dua Sekolah Jadi Binaan

278
×

SDN 003 Tenggarong Siapkan Langkah Menuju Adiwiyata Mandiri, Dua Sekolah Jadi Binaan

Share this article
Kepala SD Negeri 003 Tenggarong saat ini adalah Ibu Kurnia Astuti (Dok. Andri/dutakaltimnews.com)
Kepala SD Negeri 003 Tenggarong saat ini adalah Ibu Kurnia Astuti (Dok. Andri/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR: SD Negeri 003 Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), mulai mempersiapkan diri untuk meraih predikat Sekolah Adiwiyata Mandiri pada 2027.

Sebelumnya, SDN 003 Tenggarong telah menyandang predikat Sekolah Adiwiyata tingkat nasional. Untuk naik ke jenjang mandiri, sekolah tersebut tidak hanya dituntut mempertahankan budaya peduli lingkungan di internal sekolah, tetapi juga harus membina sedikitnya dua sekolah lain.

Kepala SDN 003 Tenggarong, Kurnia Astuti, mengatakan dua sekolah yang saat ini dipersiapkan menjadi sekolah binaan adalah SDN 001 Tenggarong dan SDN 005 Tenggarong.

“Kami mulai mempersiapkan ini sejak Juli. Mulai dari penambahan tanaman, koordinasi dengan komite, mempelajari kembali berkas-berkas lama, hingga menyiapkan kader baru,” kata Kurnia Senin (21/9/2026).

Menurutnya, pembentukan kader baru diperlukan karena sebagian kader Adiwiyata sebelumnya sudah lulus. Selain itu, terdapat sejumlah tahapan administrasi yang harus dipenuhi, termasuk surat-menyurat, sosialisasi, pendampingan, hingga publikasi kegiatan.

Kurnia menjelaskan, dalam proses menuju Adiwiyata Mandiri, SDN 003 Tenggarong memiliki tanggung jawab mendampingi SDN 001 dan SDN 005 Tenggarong agar dapat terlebih dahulu meraih predikat Adiwiyata tingkat kabupaten.

“Kalau ada hal-hal yang berkaitan dengan DLHK dan sifatnya urgent, baru kami sambungkan ke DLHK. Untuk sementara, kami yang mendampingi mereka dalam prosesnya,” ujarnya.

Ia menegaskan, seluruh kegiatan sekolah juga harus terintegrasi dengan prinsip kepedulian terhadap lingkungan. Bahkan, pembelajaran di kelas mulai diarahkan untuk mengaitkan materi pelajaran dengan persoalan lingkungan.

Misalnya, mata pelajaran Matematika dapat mengajarkan siswa menghitung berat sampah yang dihasilkan setiap bulan. Sementara pembelajaran IPAS dapat dikaitkan dengan fotosintesis, penghijauan, pemilahan sampah, hingga perawatan tanaman.

Budaya tersebut, kata Kurnia, mulai diterapkan secara rutin sejak Agustus. Siswa bersama guru secara bergiliran menjalankan berbagai kegiatan, seperti menyapu halaman dan menyiram tanaman.

“Apalagi sekarang kemarau, jadi penyiraman tanaman memang harus ekstra. Tukang kebun kami kondisikan bekerja sore, supaya pagi harinya kegiatan bisa dilakukan bersama anak-anak dan guru,” jelasnya.

Kurnia menyebut tantangan terbesar menuju Adiwiyata Mandiri bukan hanya memenuhi kelengkapan administrasi, tetapi membangun kebiasaan dan karakter peduli lingkungan agar benar-benar menjadi budaya sekolah.

Mulai dari tidak membuang sampah sembarangan, mengantre, mematikan lampu saat tidak digunakan, menggunakan air secukupnya, hingga menyiram tanaman tanpa harus selalu diperintah.

“Yang paling berat adalah membangun karakter. Bukan hanya anak, tetapi juga guru dan seluruh stakeholder. Bagaimana kebiasaan-kebiasaan peduli lingkungan itu benar-benar membudaya,” katanya.

Ia menambahkan, sekolah juga harus menyiapkan program kerja jangka pendek selama satu tahun dan program jangka panjang selama empat tahun sebagai bagian dari tahapan menuju Adiwiyata Mandiri.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Heriansyah, mengapresiasi capaian SDN 003 Tenggarong yang sebelumnya telah meraih predikat Adiwiyata tingkat nasional.

“Kami mengapresiasi SDN 003 Tenggarong yang telah berpredikat sebagai sekolah Adiwiyata tingkat nasional dan saat ini akan melaju ke Adiwiyata Mandiri,” ujar Heriansyah.

Ia berharap SDN 003 Tenggarong dapat menjadi contoh bagi sekolah lain di Kukar dalam menjaga kebersihan, membangun budaya peduli lingkungan, serta menerapkan tata kelola lingkungan sekolah yang baik. (and)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *