KUKAR: Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029.
Sekretaris DPC PKB Kukar, Desman Minang Endianto, mengatakan konsolidasi dilakukan dengan melakukan pembenahan dan penataan struktur kepengurusan di seluruh wilayah Kukar.
Menurutnya, penguatan struktur hingga tingkat paling bawah menjadi bagian penting dari arahan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB yang diteruskan melalui DPW PKB Kalimantan Timur.
“PKB di Kukar terus melakukan konsolidasi, khususnya pembenahan struktur dari tingkat kecamatan hingga ranting. Kecamatan, kelurahan, dan desa menjadi bagian yang harus dikawal karena ini merupakan arahan dan instruksi dari DPP,” ujar Desman kepada Dutakaltimnews.com Rabu (9/9/2026).
Ia menyebut, proses konsolidasi tersebut telah dilakukan di seluruh wilayah Kukar yang mencakup 20 kecamatan. Saat ini, struktur kepengurusan di tingkat kecamatan dinilai telah rampung dan tinggal menunggu tahapan musyawarah cabang.
“Kalau melihat datanya, saat ini sudah clear. Untuk Kukar sudah 100 persen, tinggal menunggu pelaksanaan musyawarah cabang,” katanya.
Desman menjelaskan, tahapan pembentukan struktur akan dilakukan secara bertahap. Setelah pengurus di tingkat pimpinan anak cabang (PAC) terbentuk dan dikukuhkan, proses akan dilanjutkan dengan orientasi atau pengukuhan kepengurusan serta rapat kerja di tingkat kecamatan.
Selanjutnya, pembentukan struktur akan dilanjutkan hingga tingkat kelurahan dan desa atau ranting.
Desman menegaskan, meski pelaksanaan Pemilu 2029 masih beberapa tahun lagi, PKB Kukar tidak ingin melakukan persiapan secara mendadak.
“Meski pemilu masih 2029, saya kira PKB harus melakukan kesiapan sejak saat ini. Kami terus berkomunikasi dan memperkuat lini-lini di kecamatan maupun basis-basis suara yang memang menjadi potensi bagi PKB,” jelasnya.
Sementara itu, Koordinator Tim 5 DPW PKB Kalimantan Timur, Michael Adams, mengatakan penataan struktur organisasi juga tengah dilakukan di tingkat kecamatan di seluruh wilayah Kaltim.
Menurutnya, pembenahan tersebut dilakukan karena masa kepengurusan sejumlah struktur partai telah berakhir sekaligus sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029.
“Sekarang kami sedang fokus penataan struktur di tingkat kecamatan. Semua pengurus tahun ini masa kepengurusannya habis, jadi sedang dibenahi karena persiapan pemilu,” jelas Michael.
Ia menilai, keberadaan struktur partai yang kuat hingga tingkat kecamatan dan kelurahan menjadi kebutuhan penting untuk memperkuat konsolidasi serta basis politik menjelang pemilu.
Untuk struktur tingkat kecamatan, kata Michael, pembentukannya menjadi tanggung jawab DPW. Sementara struktur di tingkat kelurahan menjadi tanggung jawab DPC masing-masing daerah.
Khusus di Kukar, penataan struktur tersebut mencakup 20 kecamatan. Pelantikan atau pengukuhan pengurus tingkat kecamatan berpeluang dilakukan secara serentak.
“Kalau untuk pengurus kecamatan seperti di Kukar, 20 kecamatan nanti mungkin serentak. Tapi kalau DPC, masih menunggu informasi dan jadwal dari DPP,” ujarnya.
Michael menambahkan, kepastian jadwal pengukuhan diharapkan dapat diketahui dalam waktu dekat. DPW PKB Kaltim juga akan menggelar rapat untuk membahas agenda konsolidasi dan pengukuhan kepengurusan tersebut.
Dengan konsolidasi yang dilakukan sejak dini, PKB Kukar menargetkan struktur organisasi semakin solid dan mampu memperkuat basis partai hingga tingkat akar rumput sebagai modal menghadapi Pemilu 2029. (and)

















