Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Satu Dekade Gratis untuk Pelajar, Feri Tiga Putra Ringankan Akses Pendidikan di Muara Muntai

285
×

Satu Dekade Gratis untuk Pelajar, Feri Tiga Putra Ringankan Akses Pendidikan di Muara Muntai

Share this article
Kapal Fery Penyeberangan Desa Kayu Batu (Dok. Infokeroan Muara Muntai)
Kapal Fery Penyeberangan Desa Kayu Batu (Dok. Infokeroan Muara Muntai)
Example 468x60

KUKAR: Di tengah aktivitas penyeberangan Sungai Mahakam, sebuah aksi kepedulian terhadap dunia pendidikan terus dipertahankan oleh jasa penyeberangan Feri Tiga Putra milik warga Desa Kayu Batu, Kecamatan Muara Muntai. Selama kurang lebih satu dekade, feri tersebut menggratiskan biaya penyeberangan bagi seluruh pelajar, mulai dari jenjang SD hingga SMA, termasuk siswa yang berasal dari luar Kecamatan Muara Muntai.

Kebijakan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian untuk membantu meringankan beban orang tua sekaligus memastikan anak-anak dapat bersekolah tanpa terkendala biaya transportasi.

Pemilik Feri Tiga Putra, H. Liansyah, mengatakan program tersebut sudah diterapkan sejak awal kapal penyeberangan miliknya beroperasi.

“Sejak pertama kali membuka jasa penyeberangan, memang sudah ada niat untuk menggratiskan anak-anak sekolah. Yang gratis hanya pelajar, mulai dari SD sampai SMA. Kalau masyarakat umum tetap dikenakan tarif,” ujar H. Liansyah kepada Dutakaltimnews.com Kamis (30/7/2026).

Ia menjelaskan, tarif penyeberangan bagi masyarakat umum sebesar Rp5.000 untuk satu sepeda motor. Sementara itu, karyawan perusahaan perkebunan sawit yang menggunakan jasa penyeberangan diberikan kemudahan pembayaran secara bulanan.

Selain pelajar, H. Liansyah juga kerap menggratiskan biaya penyeberangan bagi relawan maupun masyarakat yang terlibat dalam kegiatan sosial, seperti gotong royong dan pemadam kebakaran.

“Harapannya sederhana, semoga bisa sedikit membantu anak-anak sekolah dan meringankan beban orang tua,” katanya.

Menurut H. Liansyah, saat ini terdapat lima pelabuhan penyeberangan di kawasan tersebut yang dikelola oleh pemilik berbeda. Namun, Feri Tiga Putra menjadi salah satu yang secara konsisten memberikan layanan gratis khusus bagi pelajar.

Sementara itu, Kepala Desa Kayu Batu, Andri Shofyandani, mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan pemilik Feri Tiga Putra. Menurutnya, layanan tersebut sangat membantu mobilitas pelajar yang setiap hari harus menyeberangi sungai untuk menuju sekolah.

“Kami sangat berterima kasih kepada pemilik Feri Tiga Putra yang telah menggratiskan biaya penyeberangan bagi anak-anak sekolah. Ini sangat membantu masyarakat, bukan hanya warga Desa Kayu Batu, tetapi juga pelajar dari desa tetangga yang melintas setiap hari,” ujarnya.

Ia menjelaskan, mayoritas pelajar yang memanfaatkan layanan tersebut berasal dari Dusun Kuyung serta RT 9 dan RT 10 Desa Kayu Batu. Mereka menempuh pendidikan di sekolah yang berada di Desa Muara Muntai Ulu maupun Muara Muntai Ilir sehingga harus menyeberangi sungai setiap hari.

Andri menambahkan, selain memberikan layanan gratis kepada pelajar, Feri Tiga Putra juga memberikan keringanan pembayaran bagi karyawan perusahaan perkebunan sawit dengan sistem pembayaran bulanan.

Menurutnya, kepedulian yang ditunjukkan pemilik feri menjadi contoh nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang patut diapresiasi. Kehadiran layanan tersebut tidak hanya mempermudah akses pendidikan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah sekitar yang bergantung pada transportasi sungai sebagai sarana mobilitas sehari-hari. (and)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *