KUKAR : Selama libur Idulfitri tahun 2026 Museum Kayu Tuah Himba, yang terletak di Kelurahan Panji, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanega (Kukar), tercatat mengalami penurunan jumlah pengunjung atau wisatawan dibandingkan pada tahun lalu. Penurunan ini mulai terlihat sejak saat museum kembali dibuka untuk umum.
Pengelola museum, Sofian Hadi, mengungkapkan bahwa hingga H+3 Lebaran, jumlah pengunjung belum menunjukkan peningkatan yang signifikan. Ia menyebutkan, kondisi tahun ini cukup berbeda dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
“Kalau kita lihat dari beberapa hari ini, kami buka setelah Lebaran kedua, dan sampai hari ini kayaknya jauh menurun dari tahun kemarin,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).
Pada libur Lebaran tahun sebelumnya, jumlah pengunjung tercatat mencapai sekitar 500 orang selama masa liburan. Sementara tahun ini, angka kunjungan harian masih tergolong rendah.
“Kalau sekarang itu sekitar 65 orang, dan hari ini kurang lebih 80-an pengunjung,” jelasnya.
Menurut Sofian, salah satu faktor penyebab penurunan tersebut adalah semakin banyaknya pilihan destinasi wisata baru di berbagai daerah.
Sejumlah kawasan seperti Samarinda, Loa Janan, hingga Kota Bangun dan Muara Muntai kini menjadi alternatif tujuan wisata masyarakat.
“Sekarang ini sudah banyak wisata baru, jadi kemungkinan pengunjung lebih memilih ke tempat-tempat tersebut,” katanya.
Meski demikian, Museum Kayu Tuah Himba masih tetap menarik minat wisatawan dari berbagai daerah, baik dari dalam maupun luar Kalimantan.
Salah satu pengunjung asal Balikpapan, Indra, mengaku tertarik berkunjung setelah melihat rekomendasi di internet dan media sosial.
“Lihat dari internet dan media sosial, jadi penasaran ingin ke sini, tapi ke depan mungkin bagian depan bisa lebih diperindah lagi supaya lebih menarik,” tutupnya. (*van)

















