Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BALIKPAPAN

BAZNAS Balikpapan Salurkan Santunan Rp 500 Ribu ke 4.000 Mustahik

204
×

BAZNAS Balikpapan Salurkan Santunan Rp 500 Ribu ke 4.000 Mustahik

Share this article
a8e02fcb 1433 400d a067 3126d47743a1
Ketua BAZNAS Kota Balikpapan, Abdul Rosyid Bustomi, sebelum menyalurkan santunan di Masjid Madinatul Iman Balikpapan Islamic Center, pada hari Sabtu, 28 Februari 2026.(Foto: Sulastri/Dutakaltimnews.com)
Example 468x60

BALIKPAPAN: Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan dalam tahun ini, menyalurkan santunan kepada 4.000 mustahik, masing-masing sebesar Rp500.000 yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) masyarakat.

Ketua BAZNAS Kota Balikpapan, Abdul Rosyid Bustomi, menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan amanah para muzakki yang harus dikelola secara transparan dan tepat sasaran.

Jika mengikuti keinginan, tentunya setiap mustahik bisa.menerima Rp2 juta per orang. Namun dengan kemampuan yang ada saat ini, baru bisa menyalurkan Rp500.000.

“Kita syukuri bersama, karena dengan rasa syukur insya Allah tahun depan bisa bertambah,” ujarnya, usai penyaluran yang berlangsung di Masjid Madinatul Iman Balikpapan Islamic Center.

Untuk menjamin akuntabilitas, penyaluran bantuan tidak dilakukan secara tunai di lokasi kegiatan. Seluruh dana dicairkan melalui Bank BPD Syariah. Sat ini bertepatan dengan hari libur perbankan, pencairan dijadwalkan pada Senin, 2 Maret 2026.

Langkah ini dinilai penting guna memastikan distribusi berjalan tertib, aman, dan meminimalkan potensi kesalahan.

Tak hanya menyasar mustahik umum, BAZNAS Balikpapan juga menyalurkan santunan kepada sekitar 40 ahli waris guru ngaji TPA BKPRMI di Balikpapan. Program ini terlaksana melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan Kota Balikpapan, dengan nilai santunan Rp2 juta per ahli waris.

Rosyid menjelaskan, program perlindungan guru ngaji telah berjalan lebih dari tiga tahun dan kini mencakup sekitar 3.300 guru ngaji terdaftar.

“Ini bentuk komitmen kami agar kesejahteraan guru ngaji dan keluarganya semakin terjamin. Kita tidak hanya santunan, anak-anak para guru ngaji yang terdaftar juga mendapatkan beasiswa pendidikan hingga jenjang sarjana,” katanya.

41edfbf8 9a94 44b5 9918 8790eb9d35f3

Menurutnya, manfaat jangka panjang dari program beasiswa bahkan lebih besar dibanding bantuan tunai sesaat, terutama karena mencakup pendidikan dua anak hingga lulus S1.

“Kami ingin zakat yang dihimpun benar-benar memberi dampak luas dan berkelanjutan. Yang terpenting adalah kebermanfaatannya tegas Rosyid,” terangnya.

Melalui berbagai program tersebut, BAZNAS Balikpapan berharap kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat semakin meningkat. Dengan penghimpunan dana yang terus tumbuh, jumlah penerima manfaat pun diharapkan semakin bertambah.

Upaya ini sekaligus menegaskan bahwa zakat bukan sekadar bantuan sesaat, melainkan instrumen pemberdayaan yang mampu menggerakkan kesejahteraan umat secara berkelanjutan di Kota Balikpapan.(las)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *