Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
HUKUM DAN KRIMINAL

Kapolda Kaltim Serahkan Kendaraan Listrik dan Telpon Genggam, Jadi Andalan Respons Cepat Polresta Balikpapan

201
×

Kapolda Kaltim Serahkan Kendaraan Listrik dan Telpon Genggam, Jadi Andalan Respons Cepat Polresta Balikpapan

Share this article
WhatsApp Image 2026 02 06 at 15.11.57
Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol Endar Priantoro menyerahkan kendaraan operasional berbasis listrik dan telepon genggam dinas, kepada Polresta Balikpapan, yang berlangsung di Halaman Polresta Balikpapan, Jumat (6/2/2026).(Foto: Sulastri/Dutakaltimnews.com)
Example 468x60

BALIKPAPAN: Pelayanan kepolisian di Balikpapan kian meningkat. Tak lagi sekadar patroli konvensional, Polri mulai mengandalkan teknologi dan kendaraan ramah lingkungan, untuk mempercepat respons terhadap laporan masyarakat.

Transformasi itu ditandai dengan penyerahan kendaraan operasional berbasis listrik dan telepon genggam dinas oleh Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol Endar Priantoro kepada Polresta Balikpapan, yang berlangsung di Halaman Polresta Balikpapan, Jumat (6/2/2026).

Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro mengatakan, penguatan sarana operasional ini bukan semata soal kendaraan baru, tetapi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang lebih cepat, responsif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Dengan kendaraan baru, semangat baru. Kami ingin pelayanan kepolisian bisa lebih maksimal dan lebih cepat, sehingga masyarakat benar-benar merasakan kehadiran polisi saat dibutuhkan,” ujarnya.

Menurut Endar, pemanfaatan kendaraan listrik menjadi simbol kesiapan Polri menghadapi tuntutan teknologi sekaligus dukungan terhadap kebijakan ramah lingkungan. Selain lebih efisien, penggunaan kendaraan listrik juga mencerminkan kepedulian institusi terhadap isu lingkungan yang kini menjadi perhatian global.

“Ke depan, kita harus mengikuti perkembangan teknologi, salah satunya kendaraan listrik. Ini bukan hanya efisiensi operasional, tetapi juga bagian dari green policy. Harapannya bisa diterapkan di polres lain, dengan menyesuaikan kondisi wilayah,” jelasnya.

Tak hanya mobil operasional, Kapolda juga menyerahkan telepon genggam dinas untuk mempercepat arus informasi dan koordinasi internal. Dengan komunikasi yang lebih cepat, proses pengambilan keputusan di lapangan diharapkan semakin responsif.

“Kecepatan informasi sangat menentukan. Kalau informasinya cepat diterima, maka respons terhadap laporan masyarakat juga akan lebih cepat,” kata Endar.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda menegaskan peran Samapta sebagai garda terdepan atau etalase pelayanan kepolisian. Selain melalui SPKT, masyarakat kini didorong memanfaatkan layanan darurat 110 yang beroperasi selama 24 jam.

Ia mengajak masyarakat untuk tidak ragu melapor melalui layanan tersebut. Berdasarkan evaluasi Mabes Polri, layanan 110 dinilai efektif dan mendapat respons positif karena mampu menindaklanjuti laporan masyarakat dengan cepat.

“Meski masih ada hambatan, itu menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan. Kami berharap media ikut membantu menyosialisasikan fungsi Samapta dan layanan 110 sebagai ujung tombak pelayanan kepolisian,” pungkasnya.(las)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *