Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
ADVERTORIALKUTAI KARTANEGARA

Workshop Penguatan Literasi dan Numerasi Sekolah Dasar: Inovasi Pembelajaran Melalui Alat Peraga Pendidikan

234
×

Workshop Penguatan Literasi dan Numerasi Sekolah Dasar: Inovasi Pembelajaran Melalui Alat Peraga Pendidikan

Share this article
53e2229c d01f 43f3 873d 4b29a30e2e85
Kegiatan Workshop Penguatan Literasi dan Numerasi Sekolah Dasar
Example 468x60

KUKAR : Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bersama tim Ekselo menggelar Workshop Penguatan Literasi dan Numerasi Sekolah Dasar Melalui Alat Peraga Pendidikan di Hotel Grand Fatma, Tenggarong. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (2/7/2025) ini merupakan kelanjutan dari pelatihan yang telah dimulai pada Senin (30/6/2025).

Panitia kegiatan, Iffah dari tim Ekselo, menjelaskan bahwa workshop ini berfokus pada penguatan literasi dan numerasi melalui penggunaan alat peraga pendidikan inovatif. Alat peraga yang dikembangkan oleh tim Ekselo ini telah didistribusikan kepada para guru sekolah dasar di berbagai wilayah Kabupaten Kukar dan sudah tiba di sekolah masing-masing.

“Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada penggunaan alat peraga, tetapi juga memberikan penguatan materi literasi dan numerasi kepada para guru,” ujar Iffah Rabu (2/7/2025).

Ia menambahkan bahwa langkah ini sejalan dengan arahan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk memperkuat kemampuan literasi dan numerasi peserta didik, khususnya di jenjang Sekolah Dasar yang menjadi prioritas utama saat ini.

Alat peraga yang diperkenalkan dalam workshop ini dirancang sebagai media pembelajaran berbasis permainan. Komponennya terdiri atas kartu konsep dan kartu permainan yang dilengkapi dengan gambar-gambar pendukung untuk literasi dan numerasi.

“Sebagai contoh, ada kartu konsep bilangan bergambar ikan. Siswa dapat mengidentifikasi jumlah ikan pada kartu tersebut, sehingga membantu mereka memahami konsep bilangan secara visual dan interaktif,” jelas Iffah.

Alat peraga ini dirancang untuk dapat digunakan oleh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 SD. Pendekatan ini dipilih mengingat siswa di fase awal setelah PAUD membutuhkan media pembelajaran yang menarik untuk mempermudah pemahaman.

“Pembelajaran tetap bisa didukung dengan buku bergambar, media visual, hingga media digital. Kami juga telah menyediakan video pembelajaran digital yang bisa dimanfaatkan oleh para guru,” imbuh Iffah.

Pelatihan ini berhasil menjangkau guru-guru dari berbagai kecamatan di Kukar. Pada Senin (30/6/2025), pelatihan diikuti oleh guru dari 8 kecamatan, dan pada hari ini, Rabu (2/7/2025), diikuti oleh guru dari 10 kecamatan lainnya.

“Jadi, total ada 18 kecamatan di wilayah sekitar Kabupaten Kukar yang sudah mendapatkan pelatihan dan alat peraga,” terang Iffah.

Meskipun demikian, Iffah mengakui bahwa kegiatan ini belum mencakup seluruh Sekolah Dasar di Kukar. “Saat ini, baru sekitar 50% sekolah yang telah menerima alat peraga dan pelatihan. Beberapa sekolah lainnya masih dalam proses dan akan menyusul pada tahap berikutnya,” ungkapnya.

Workshop ini diharapkan dapat membekali para guru dengan strategi dan alat pembelajaran yang efektif, sehingga mampu meningkatkan kualitas literasi dan numerasi siswa-siswi di Kabupaten Kutai Kartanegara. (Adv/dk)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *