KUKAR: UMKM Desa Tanjung Batu, Kecamatan Tenggarong Seberang, turut berpartisipasi dalam event Kota Raja Running Festival 2024, yang diselenggarakan di Taman Kota Raja Tenggarong pada 25-26 Mei 2024.
Kegiatan ini difasilitasi oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) untuk mendukung kesuksesan event yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kukar. Berbagai produk UMKM dari Desa Tanjung Batu ditampilkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari madu kelulut, aneka keripik, hingga kerajinan tangan.
Kepala Desa Tanjung Batu, Husniansyah, menyatakan bahwa partisipasi ini adalah bagian dari upaya untuk mempromosikan produk UMKM warga Tanjung Batu. Produk yang dipamerkan termasuk tape ketan, roti balok, bolu beras, kolang kaling, dan berbagai produk limbah kulit telur yang diproduksi oleh ibu-ibu PKK. Harga produk yang ditawarkan berkisar antara Rp 10 ribu hingga Rp 25 ribu.
“Pemasaran produk, seperti madu kelulut, kami lakukan melalui kerjasama dengan PT PLN Gas dan Biotermal, bahkan sampai ke PLN pusat. Kami juga memasarkan melalui media sosial. Bahkan, setelah membuka stand di event ini, sudah ada yang meminta kontak kami untuk memesan produk dari Desa Tanjung Batu,” ungkapnya.
Untuk pemasaran produk industri, saat ini masih terbatas di wilayah Kaltim, termasuk desa-desa sekitar. Dukungan dari Pemerintah Desa (Pemdes) terhadap pelaku UMKM sesuai dengan visi dan janji saat Husniansyah mencalonkan diri sebagai kepala desa. Dalam RPJMDes, Husniansyah fokus meningkatkan kualitas SDM melalui pelatihan-pelatihan.
“Kami telah mengalokasikan anggaran untuk pelatihan pengolahan limbah kulit telur hingga UMKM lainnya. Targetnya pada 2025, kami akan memberikan bantuan modal. Saat ini, pelaku UMKM di desa yang aktif berjumlah 275 orang, dan ini terus kami dorong. UMKM kami ada yang bergerak di bidang kerajinan, namun mayoritas fokus pada kuliner,” tutupnya. (adv/dk1)

















