Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Tingkiland Fest 2025 Ditutup, Bupati Aulia: Musik Tingkilan Akan Mendunia

367
×

Tingkiland Fest 2025 Ditutup, Bupati Aulia: Musik Tingkilan Akan Mendunia

Share this article
Tingkiland Fest Tahun 2025 (Irvan/dutakaltimnews.com)
Tingkiland Fest Tahun 2025 (Irvan/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR: Tingkiland Fest 2025 resmi ditutup Minggu (23/11/2025) malam oleh Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri . Event yang digelar selama dua hari, mulai 22 menghadirkan musik daerah berlangsung meriah di halaman Kedaton Kutai Kartanegara (Kukar), Jalan Monumen Timur, Tenggarong. Ratusan pengunjung turut hadir menikmati pertunjukan musik  spesial yang menggabungkan Dangdut, Reggae, Pop, Rock, hingga Orkestra, yang semuanya dalam balutan magis musik Tingkilan.

Dengan kehadiran dua artis ibu kota yakni Bilal Indrajaya dan Element Band, membuat event dipenghujung tahun 2025 ini semakin meriah, dan masyarakat terhibur dengan sajian musik yang ditampilkan dalam acara tersebut.

Bupati Aulia dalam sambutannya menegaskan bahwa Tingkilan Fest bukan sekadar konser biasa, tetapi merupakan upaya pemerintah daerah mengangkat kebanggaan dan identitas budaya lokal.

“Bukan hanya tabola bale yang akan terkenal, bukan hanya pacu jalur yang bisa mendunia. Malam ini kita buktikan bahwa musik tingkilan Insyaallah akan menjadi salah satu musik yang mewarnai musik Indonesia,” ujarnya.

Aulia menekankan bahwa musik tingkilan adalah kekayaan khas Kukar, yang harus dijaga, dirawat, dan diperkenalkan lebih luas. Menurutnya, festival ini menjadi bukti bahwa musik tradisional dapat berdiri sejajar dengan musik modern.

“Kita harus percaya dengan kekayaan daerah yang kita miliki. Tingkilan ini musik khas Kukar. Malam ini musiknya tingkilan, penyanyinya nasional. Insyaallah ini akan menasional, bahkan mendunia,” ucapnya.

Terkait komentar sebagian pihak mengenai kondisi anggaran daerah yang tengah defisit, Ia menegaskan bahwa penyelenggaraan Tingkilan Fest memiliki misi budaya yang jelas.

“Banyak yang bertanya, kenapa tetap menggelar konser saat anggaran defisit? Kami tegaskan, ini bukan konser biasa. Kalau tidak ada unsur lokalnya, kalau tidak mengangkat tingkilan, tentu tidak akan kami gelar,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut mempromosikan musik tingkilan melalui media sosial agar semakin dikenal luas.

“Kalau banyak orang nyanyi pakai musik tingkilan, videokan, posting ke Instagram, Facebook, seluruh media sosial, maka orang akan kenal. Musik tingkilan itu sangat nyaman didengar, bahkan lebih nyaman dari musik modern,” tuturnya.

Menutup sambutannya, Aulia mengajak seluruh masyarakat Kukar untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan menikmati suguhan musik tingkilan yang mengiringi penampilan artis nasional.

“Mari etam jaga ketertiban, etam nikmati bersama alunan musik tingkilan malam ini,” pungkasnya. (*van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *