Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DISKOMINFO KUKAR

Terkait Pembangunan Jembatan Besi Tenggarong, Dinas PU Sepakat Hentikan Sementara Kontrak Proyek

548
×

Terkait Pembangunan Jembatan Besi Tenggarong, Dinas PU Sepakat Hentikan Sementara Kontrak Proyek

Share this article
raapat
Example 468x60

KUKAR : Rencana pembangunan Jembatan Besi Tenggarong kembali menjadi sorotan. Dalam rapat koordinasi yang digelar Senin (14/4/2025) bersama sejumlah instansi terkait serta pihak Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar memutuskan untuk menghentikan sementara kontrak proyek tersebut.

Kepala Dinas PU Kukar, Wiyono, menegaskan bahwa keputusan ini diambil sebagai bentuk kehati-hatian dan komitmen terhadap proses pembangunan yang lebih matang dan inklusif.

“Ada beberapa poin penting hasil rapat. Pertama, kami akan segera membentuk tim cepat untuk melakukan kajian mendalam dan menentukan opsi terbaik terkait rencana pembangunan ini,” ujar Wiyono.

Selain itu, pihaknya juga ditugaskan untuk melaporkan hasil rapat kepada Bupati Kukar dan Ayahanda Sultan. Yang paling krusial, kata Wiyono, adalah kesepakatan untuk menghentikan sementara kontrak proyek demi menghindari potensi wanprestasi akibat pelaksanaan proyek yang belum memiliki dasar kajian kuat.

Terkait sosialisasi kepada masyarakat, Wiyono mengakui bahwa dirinya belum terlibat dalam tahap awal, namun menilai ini sebagai pembelajaran penting agar ke depan perencanaan dilakukan secara lebih partisipatif.

Dalam upaya mendapatkan kajian yang komprehensif, Tim Cepat nantinya akan melibatkan akademisi, termasuk dari Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) dan kemungkinan Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta). Berdasarkan hasil kajian tesis mahasiswa Polnes, kondisi Jembatan Besi saat ini dinilai sudah tidak layak dan membahayakan.

Namun, karena jembatan tersebut juga merupakan bagian dari cagar budaya, muncul tantangan baru: apakah jembatan akan dipertahankan, dipindah, atau dibangun ulang dengan tetap memperhatikan unsur keselamatan dan kelestarian sejarah.

Wiyono berharap dalam waktu satu minggu ke depan sudah ada perkembangan dari tim cepat.

“Kami terbuka terhadap semua masukan masyarakat. Karena pada akhirnya, proyek ini adalah untuk kepentingan bersama dan harus mengedepankan keselamatan serta keberlanjutan,” tutupnya. (adv/dk)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *