Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Tak Ingin Asal Jadi, DPRD Kukar Minta Skatepark Ikuti Standar Nasional

281
×

Tak Ingin Asal Jadi, DPRD Kukar Minta Skatepark Ikuti Standar Nasional

Share this article
Anggota Komisi IV DPRD Kukar, Akbar Haka (Irvan/dutakaltimnews.com)
Anggota Komisi IV DPRD Kukar, Akbar Haka (Irvan/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR: Pembangunan fasilitas olahraga ekstrem di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendapat perhatian dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kukar, terutama terkait kualitas dan kesesuaian standar fasilitas yang dibangun.

Anggota Komisi IV DPRD Kukar, Akbar Haka, menegaskan pentingnya koordinasi antara Dinas Pekerjaan Umum (PU) dengan komunitas agar skatepark yang dibangun benar-benar sesuai standar.

Hal tersebut disampaikan usai diskusi bersama komunitas BMX, skateboard, dan inline skate yang digelar di kawasan Taman Pujasera Tenggarong, Senin (30/3/2026).

“PU diminta untuk berkoordinasi dengan komunitas. Bahkan, kita rencanakan untuk datang langsung ke konsultan atau referensi yang dianggap sudah proper, seperti di Bali,” ujarnya.

Akbar menyebut, rencana studi banding akan melibatkan komunitas agar mereka bisa melihat langsung fasilitas skatepark berstandar baik. Dengan begitu, hasil pembangunan di Kukar tidak asal jadi, melainkan memenuhi standar nasional hingga internasional.

“Nanti kita ajak teman-teman komunitas untuk studi banding. Harapannya, apa yang dibangun di sini benar-benar punya standar, bukan sekadar jadi,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran konsultan yang nantinya ditunjuk oleh Dinas PU. Menurutnya, konsultan harus membuka ruang komunikasi dengan komunitas sebagai pengguna utama fasilitas tersebut.

“Kalau sudah ada konsultan, harus bisa berkomunikasi langsung dengan komunitas. Karena mereka yang tahu kebutuhan di lapangan,” jelasnya.

Selain itu, DPRD juga mendorong agar komunitas dilibatkan dalam setiap tahap perencanaan pengembangan lanjutan. Hal ini dinilai penting agar fasilitas yang dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran.

Akbar menambahkan, dukungan terhadap pembangunan skatepark juga bisa dilakukan melalui pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD, sebagai bentuk representasi kebutuhan masyarakat di daerah pemilihan (dapil).

“Pokir itu kan bagian dari aspirasi masyarakat. Kalau memang dibutuhkan, tentu bisa kita dorong melalui mekanisme itu,” katanya.

Ia berharap skatepark di Kukar ke depan tidak hanya menjadi fasilitas olahraga, tetapi juga ruang terbuka publik yang mampu menarik kunjungan dari luar daerah.

“Harapannya ini bisa jadi tempat yang menarik. Apalagi lokasinya strategis dan bagus. Bisa jadi daya tarik bagi komunitas dari luar daerah,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran atlet atau komunitas dari luar daerah juga berpotensi memberikan dampak promosi bagi Kukar, baik melalui media maupun eksposur yang melekat pada kegiatan mereka.

“Biasanya kalau mereka datang, ada media, ada sponsor. Itu juga secara tidak langsung mempromosikan daerah kita,” pungkasnya. (*van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *