KUKAR – Dinas Perhubungan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) pada tahun ini (2024-red) kembali memprogramkan pengadaan 2 unit bus angkutan pelajar.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Dishub Kukar, Ahmad Junaidi.
Pada tahun 2023, Pemerintah Kabupaten Kukar menganggarkan pengadaan 6 unit bus angkutan pelajar. Tujuan dari kehadiran bus tersebut adalah untuk mengurangi penggunaan kendaraan bermotor oleh pelajar dan menekan angka kecelakaan.
Pembagian bus angkutan pelajar dilakukan berdasarkan kebutuhan daerah yang dianggap sangat membutuhkan. Misalnya, daerah dengan jarak rumah pelajar ke lembaga pendidikan yang cukup jauh.
Junaidi menjelaskan bahwa dari 6 bus angkutan pelajar yang diberikan, sebagian besar dialokasikan di beberapa daerah yang membutuhkan seperti Kelurahan Loa Tebu, Desa Rapak Lambur, Desa Sungai Payang, Kecamatan Kembang Janggut, Kota Bangun, dan Muara Badak.
“Untuk tahun 2024, Dinas Perhubungan telah memprogramkan pengadaan 2 unit bus angkutan pelajar. Namun, kapasitas kursinya belum dipastikan karena menunggu arahan dari Bupati terkait penganggarannya serta daerah yang akan menerima bus tersebut.” sebutnya
Ia mengatakan untuk proses penyalurannya akan melibatkan masukan dan aspirasi dari masyarakat, baik secara tertulis maupun lisan. Setelah itu, Dishub akan melakukan survei untuk menentukan apakah daerah tersebut layak mendapatkan bus pelajar atau tidak, berdasarkan kriteria-kriteria tertentu seperti jumlah penumpang, rute jalur angkutan pelajar, dan operasionalnya setiap bulan.
“Ketika daerah telah dianggap layak, Bupati akan melakukan penyerahan unit bus pelajar sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.” pungkasnya (adv/dk1)

















