Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BALIKPAPAN

Sinar Mas Sampaikan Bela Sungkawa dan Siapkan Santunan

136
×

Sinar Mas Sampaikan Bela Sungkawa dan Siapkan Santunan

Share this article
0493b557 0ceb 45be 8f9c e317387dd6de
Perwakilan Sinar Mas, Viratno dari Land Bank and Acquisition. (Foto: Sulastri/Dutakaltimnews.com)
Example 468x60

BALIKPAPAN: Perwakilan Sinar Mas, Viratno dari Land Bank and Acquisition, menyampaikan duka cita mendalam atas tragedi tenggelamnya enam anak di kawasan kubangan dekat Perumahan Grand City, Km 8 Balikpapan Utara, pada hari Senin, 17 November 2025.

Ia menyebut peristiwa tersebut sebagai musibah yang sangat memilukan dan menegaskan empati penuh kepada keluarga korban.

“Pertama, kami mengucapkan turut berbela sungkawa sedalam-dalamnya. Kami sangat miris karena korban adalah anak-anak. Kami memohon maaf kepada keluarga korban, dan ini menjadi perhatian serius kami ke depan,” ujar Viratno, usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Kantor DPRD Balikpapan, pada hari Selasa, 18 November 2025.

Pihak manajemen Sinar Mas memastikan akan memberikan santunan kepada seluruh keluarga korban. Proses penyaluran santunan saat ini sedang berjalan, sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian perusahaan atas tragedi tersebut.

Viratno menjelaskan bahwa lokasi kejadian berada di area perbatasan antara lahan milik warga dengan lahan perusahaan. Perbedaan elevasi tanah disebut menjadi faktor terbentuknya kubangan besar yang menampung air, terutama saat musim hujan.

“Tidak ada pengerukan di lokasi itu. Kubangan terjadi karena perbedaan elevasi tanah antara lahan masyarakat dan lahan kami. Saat ini kami sedang merencanakan pembangunan akses jalan tembus menuju Km 8, sehingga ada proses penimbunan. Ditambah musim hujan, jadilah genangan,” jelasnya.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD, pihak Sinar Mas mendapat instruksi untuk segera melakukan pemagaran di lokasi kejadian. Perusahaan diberi waktu 2×24 jam untuk menyelesaikan pemasangan pagar pengamanan sebagai langkah pencegahan.

Sebelumnya, rambu larangan termasuk larangan masuk dan tanda bahaya—sudah dipasang di berbagai titik, termasuk di perbatasan lahan milik warga. “Tapi karena ini anak-anak, pengawasan orang tua juga sangat penting. Kami sebagai pengembang akan lebih aktif mengedukasi masyarakat sekitar,” kata Viratno.

Koordinasi juga dilakukan dengan pihak RT setempat melalui tim Project Sinar Mas. Viratno memaparkan tiga opsi yang sedang dikaji untuk penanganan lokasi kubangan, yakni perusahaan berupaya membeli lahan warga yang kini terkurung dan menimbulkan risiko. Namun, dari sekitar 110 pemilik kavling, sebagian bersedia menjual dan sebagian tidak, sehingga proses terhambat.

Selain itu, rencana membuat hamparan tanah dengan elevasi yang sama, agar tidak lagi terjadi genangan. Opsi ini termasuk pemotongan lahan kubangan yang ada saat ini. Serta melibatkan pemilik kavling pertama yang menjual lahan kepada masyarakat akan dihadirkan kembali, untuk membahas kemungkinan relokasi atau reposisi lahan seluas 3,1 hektare. Namun keputusan masih belum tercapai. “Kami tidak bisa memaksakan. Tiga opsi itu masih dalam pembahasan,” katanya.

Untuk pengawasan, Sinar Mas menempatkan tujuh petugas keamanan yang berpatroli secara mobile, mengingat luas lahan mencapai 256 hektare. Mereka bertugas untuk mengawasi area yang berisiko dan mencegah akses ke lokasi berbahaya.

Viratno menambahkan bahwa sebelumnya telah dibuat saluran pembuangan sekitar 10 meter untuk mengalirkan air dari area tersebut. Namun pekerjaan sempat terhenti karena hujan dan kendala teknis, sehingga kubangan tetap terbentuk.

Terkait kemungkinan sanksi hukum, Viratno menegaskan bahwa Sinar Mas akan kooperatif dan membuka seluruh dokumen perizinan kepada pemerintah maupun aparat penegak hukum.

“Semua perizinan akan kami siapkan dan tunjukkan. Kami menunggu ketentuan hukum dan siap mengikuti proses investigasi. Ini menjadi pelajaran bagi kami untuk lebih berhati-hati dalam progres kerja berikutnya,” katanya.

Sinar Mas memastikan akan bekerja sama dengan pemerintah dan DPRD, serta mendukung langkah mitigasi untuk mencegah tragedi serupa kembali terjadi.(las)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *