Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DINAS PARIWISATA KUKARKUTAI KARTANEGARA

Simpang Odah Etam Bakal Jadi Lokasi Unjuk Bakat Pemilihan Teruna Dara Duta Pariwisata 2025

237
×

Simpang Odah Etam Bakal Jadi Lokasi Unjuk Bakat Pemilihan Teruna Dara Duta Pariwisata 2025

Share this article
46ed7238 4f6a 4533 9176 681541820057
Example 468x60

KUKAR : Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara (Dispar Kukar) terus berinovasi dalam menyemarakkan ruang ekspresi seni, sekaligus memperkuat agenda tahunan Pemilihan Teruna Dara Duta Pariwisata 2025. Salah satu langkah barunya adalah menetapkan Simpang Odah Etam di Tenggarong sebagai lokasi unjuk bakat para finalis ajang prestisius tersebut.

Kabid Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Kukar Zikri Umulda menyebut bahwa pemanfaatan ruang publik seperti Simpang Odah Etam menjadi wujud nyata dari upaya mendekatkan seni dan pariwisata kepada masyarakat. Lokasi ini dinilai strategis karena telah memiliki basis penonton tetap dan atmosfer kreatif yang tumbuh secara alami.

“Ini bukan sekadar panggung, tetapi tempat yang telah hidup sebagai pusat seni masyarakat. Kami ingin memberi pengalaman autentik bagi para finalis Teruna Dara dengan menampilkan bakat mereka langsung di hadapan publik,” ujar Zikri.

Unjuk bakat menjadi salah satu tahapan penting dalam seleksi Teruna Dara. Lewat penampilan seni seperti musik, tari, puisi, atau atraksi budaya daerah, para peserta dapat mengekspresikan kepribadian dan kecintaan mereka terhadap budaya lokal. Simpang Odah Etam pun akan menjadi panggung terbuka bagi para duta muda Kukar ini.

Selain menjadi ajang pertunjukan, momen unjuk bakat di Simpang Odah Etam juga akan dimanfaatkan sebagai sesi kurasi dan pembinaan oleh tim dari Dispar Kukar. Setiap penampilan akan dievaluasi dari sisi kreativitas, nilai budaya, dan kemampuan komunikasi.

“Nilai-nilai itu penting karena pemenang Teruna Dara nantinya akan menjadi wajah pariwisata Kukar di berbagai kegiatan promosi hingga ke tingkat nasional,” tambahnya.

Dispar Kukar juga tengah menjajaki kolaborasi lintas instansi untuk mendukung pelaksanaan ajang ini, termasuk dengan DiskopUKM, Dispora, dan komunitas seni lokal. Harapannya, ekosistem seni dan budaya di Kukar dapat terbangun lebih kuat dan berkelanjutan.
Namun, tantangan tetap ada, terutama terkait keterbatasan anggaran akibat penyesuaian kebijakan di tingkat pusat. Meski demikian, semangat kolaboratif dan pendekatan dari akar rumput (bottom-up) tetap menjadi kunci strategi Dispar.

“Kami percaya dengan mendorong partisipasi komunitas, kita bisa menciptakan ruang kreatif yang tidak hanya bergantung pada anggaran pemerintah,” tegasnya.

Dengan memanfaatkan Simpang Odah Etam sebagai panggung unjuk bakat, Dispar Kukar ingin menjadikan Pemilihan Teruna Dara bukan hanya lomba, tapi gerakan budaya yang mengakar di masyarakat. Seni, pariwisata, dan generasi muda kini bertemu dalam satu ruang: di tengah jalanan kota yang menjadi saksi semangat baru Kukar. (Adv/dk)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *