KUKAR : Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya mengoptimalkan serapan anggaran tahun 2024 agar sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Hingga saat ini, serapan anggaran baru mencapai sekitar 60%, sebagaimana disampaikan Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, pada Kamis (28/11/24).
Sunggono menjelaskan bahwa proses pemantauan serapan anggaran dilakukan menggunakan aplikasi e-Pantau yang dikelola oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Aplikasi ini memungkinkan pemantauan anggaran yang lebih efektif dan efisien.
“Melalui e-Pantau, kami dapat memonitor penggunaan anggaran secara real-time. Saat ini, terdapat 12 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sudah melaporkan realisasi penggunaan anggaran mereka,” ungkapnya.
Sunggono juga mengungkapkan bahwa ada kendala teknis yang terjadi pada Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), yang menyebabkan pengelolaan data menjadi lambat. Salah satu masalah utama adalah ketidaksiapan pemerintah pusat dalam menangani volume data yang sangat besar, mencapai hampir 32 ribu sub-kegiatan yang harus diinput secara bersamaan.
“Kami telah mengirimkan surat kepada Kementerian Dalam Negeri untuk meminta bantuan teknis, termasuk penambahan server dan peningkatan bandwidth agar sistem bisa berjalan optimal,” jelasnya.
Langkah koordinasi dengan pemerintah pusat dan pihak terkait terus dilakukan untuk mencari solusi yang efektif dan efisien.
Meskipun dihadapkan dengan berbagai tantangan teknis, Pemkab Kukar tetap optimis bahwa target serapan anggaran dapat tercapai. Menurut Sunggono, optimalisasi pengelolaan anggaran sangat penting untuk mendukung berbagai program pembangunan daerah.
“Kita sudah siapkan biayanya. Masalah teknis seperti ini harus segera diatasi, karena jika tidak, dampaknya adalah keterlambatan pembangunan dan pelayanan masyarakat,” tegasnya.
Sunggono menekankan pentingnya dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat dan media, untuk mengatasi kendala yang ada. Kolaborasi ini dianggap sebagai kunci utama dalam mencapai keberhasilan.
“Dengan dukungan yang solid, kami yakin semua hambatan dapat diatasi, dan target serapan anggaran tahun ini dapat tercapai,” pungkasnya.
Upaya untuk meningkatkan serapan anggaran akan terus dilakukan melalui perbaikan sistem dan peningkatan koordinasi, demi memastikan pengelolaan anggaran yang transparan dan tepat sasaran. (Adv/dk)

















