Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Seragam Gratis SMP Swasta Kukar Belum Cair, Sekolah Tunggu Anggaran Perubahan

215
×

Seragam Gratis SMP Swasta Kukar Belum Cair, Sekolah Tunggu Anggaran Perubahan

Share this article
Gedung SMP YPK 1 Tenggarong (Foto : Andri/dutakaltimnews.com)
Gedung SMP YPK 1 Tenggarong (Foto : Andri/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR: Program seragam sekolah gratis bagi siswa SMP swasta di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) belum dapat disalurkan. Sekolah masih menunggu pencairan anggaran melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2026 yang dijadwalkan pada September atau Oktober mendatang.

Guru TIK SMP YPK 1 Tenggarong, Muhammad Fadli, mengatakan pihak sekolah sebenarnya telah menyelesaikan pendataan calon penerima bantuan, termasuk jumlah siswa dan ukuran seragam.

“Data siswa sudah kita kirim ke dinas, sebanyak 95 orang. Sekarang tinggal menunggu pencairan. Kalau sudah cair, kita tinggal menyiapkan barang dan kelengkapannya,” ujar Fadli Senin (24/8/2026).

Menurutnya, mekanisme bantuan tahun ini tidak banyak berubah dibandingkan tahun sebelumnya. Sekolah juga telah menyiapkan calon penyedia seragam dari toko yang sebelumnya digunakan, dengan tetap menyesuaikan harga dan ketentuan dalam petunjuk teknis (juknis) dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar.

Namun, Fadli menyebut terdapat kendala pada penetapan jumlah penerima. Sekolah telah mengajukan 95 siswa sesuai batas waktu pendataan yang ditentukan. Setelah masa pengajuan berakhir, terdapat sejumlah siswa baru yang masuk dari luar daerah sehingga tidak dapat dimasukkan dalam pengajuan awal.

“Kita sudah ajukan 95 siswa. Setelah itu ada siswa baru yang masuk dari luar daerah. Karena sudah lewat batas waktu pengajuan, kami jelaskan kepada orang tua bahwa anaknya belum bisa mendapatkan bantuan seragam gratis,” jelasnya.

Selain persoalan waktu pengajuan, sekolah juga menghadapi tantangan dalam menyesuaikan harga barang dengan nilai bantuan. Fadli mengatakan harga sejumlah perlengkapan sekolah saat ini mengalami perubahan, sementara besaran bantuan masih sama seperti tahun sebelumnya.

“Anggarannya sama, Rp1,8 juta per siswa dan dipotong pajak. Yang menjadi kendala, harga barang sekarang berbeda. Kita harus mencari barang dengan harga yang sesuai ketetapan dinas, tetapi kualitasnya juga harus tetap baik,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, SMP YPK 1 Tenggarong menyiapkan sekitar 12 jenis perlengkapan untuk setiap siswa. Di antaranya seragam olahraga, seragam Pramuka, seragam putih-biru, seragam batik, sepatu, tas, topi, topi Pramuka, dasi dan perlengkapan lainnya.

Sekolah juga melakukan penyesuaian terhadap beberapa item agar bantuan lebih bermanfaat bagi siswa. Salah satunya dengan mengalokasikan sebagian anggaran untuk menambah buku tulis.

“Kita rapat juga dengan orang tua. Ada beberapa item yang kita gabungkan supaya lebih bermanfaat. Misalnya, yang sebelumnya untuk item tertentu kita alihkan menjadi tambahan buku, sehingga satu siswa bisa mendapatkan dua pak buku,” tuturnya.

Fadli menegaskan, penyesuaian tersebut tetap dilakukan dalam koridor juknis yang telah ditetapkan pemerintah. Sekolah tidak bisa menambah ataupun mengurangi jenis bantuan di luar ketentuan yang berlaku.

Terpisah, Kabid Pendidikan SMP Disdikbud Kukar, Emy Rosana Saleh, mengatakan bantuan seragam untuk SMP negeri telah ditransfer ke masing-masing sekolah. Sementara bagi SMP swasta, penyaluran masih menunggu penyusunan RKA perubahan karena adanya penambahan peserta didik yang belum terakomodasi dalam RKA awal.

“Untuk SMP negeri sudah kita transfer ke masing-masing sekolah. Kalau SMP swasta memang belum karena kemarin ada penambahan peserta didik yang akhirnya tidak terakomodasi dalam RKA. Makanya kita membuat RKA perubahan terlebih dahulu,” kata Emy.

Ia memastikan besaran bantuan masih sama seperti tahun sebelumnya, yakni Rp1,8 juta per siswa setelah dipotong pajak.

Secara keseluruhan, anggaran pengadaan seragam untuk jenjang SMP mencapai Rp19.432.800.000. Anggaran tersebut diperuntukkan bagi siswa SMP negeri maupun swasta dengan total penerima sekitar 10.796 siswa.

Emy menegaskan, program seragam gratis tersebut merupakan bagian dari program dedikasi Bupati Kukar dalam mewujudkan Kukar Idaman Terbaik. Program ini ditujukan untuk memberikan fasilitas perlengkapan sekolah secara merata kepada siswa baru.

“Program ini untuk memfasilitasi murid-murid baru tanpa membedakan satu dengan yang lainnya, sehingga semuanya mendapatkan fasilitas dan perlengkapan sekolah yang sama,” pungkasnya. (and)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *