Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Ramadan Berkah bagi Pedagang Buah di Tenggarong

302
×

Ramadan Berkah bagi Pedagang Buah di Tenggarong

Share this article
Kios Sejati Buah Yang Berlokasi di Jalan Danau Aji Tenggarong. (Irvan/dutakaltimnews.com)
Kios Sejati Buah Yang Berlokasi di Jalan Danau Aji Tenggarong. (Irvan/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR : Bulan suci Ramadan ekonomi pedagang buah di Tenggarong tampak semakin hidup. Lonjakan permintaan buah segar untuk menu berbuka puasa membuat sejumlah kios diserbu pembeli, terutama pada sore hari menjelang azan magrib.

Salah satu yang merasakan dampaknya adalah Kios Sejati Buah milik Mikko yang berlokasi di Jalan Danau Aji, Tenggarong. Memasuki waktu sore menjelang berbuka, kios tersebut terlihat lebih ramai dibandingkan hari-hari biasa.

Mikko mengatakan, jenis buah yang paling banyak dicari selama Ramadan antara lain semangka, mangga, alpukat, dan buah naga.

“Ya buah-buah yang biasanya untuk es,” ujarnya, Sabtu (28/2/2026).

Menurutnya, semangka menjadi komoditas paling laris setiap bulan puasa. Selain rasanya yang segar dan cocok untuk berbuka, harganya juga relatif terjangkau.

Selain semangka, melon dan buah naga juga mengalami peningkatan permintaan yang cukup tinggi, bahkan hingga mendekati Idulfitri.

Seiring meningkatnya permintaan, beberapa jenis buah turut mengalami penyesuaian harga meski tidak terlalu signifikan. Anggur, alpukat, dan buah naga termasuk yang mengalami kenaikan harga selama Ramadan.

“Memang rata-rata kalau Ramadan buah naik. Tapi tidak sampai melonjak jauh,” katanya.

Ia mencontohkan, harga semangka yang biasanya sekitar Rp10 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp12 ribu per kilogram. Sementara buah naga yang sebelumnya berada di kisaran Rp20 ribu kini menjadi Rp25 ribu per kilogram.

Kenaikan tersebut dinilai masih wajar karena mengikuti pola musiman yang hampir selalu terjadi setiap Ramadan.

Untuk pasokan semangka, Mikko mengaku mengambil dari wilayah Kota Bangun dan Tanah Merah. Selama distribusi berjalan lancar dan tidak terkendala cuaca maupun transportasi, stok buah relatif aman meskipun permintaan meningkat.

Selain buah segar, kurma juga menjadi produk yang banyak dicari selama Ramadan. Mikko menyebutkan, stok kurma di kiosnya dibuat lebih lengkap dibandingkan hari biasa. Harga kurma bervariasi mulai dari Rp33 ribu per kilogram.

Saat ini, stok yang tersedia didominasi jenis ajwa, sementara kurma jenis mejol dengan harga sekitar Rp300 ribu per kilogram masih dalam proses pengiriman.

Di sisi lain, terdapat komoditas yang belum tersedia, seperti pepaya. Mikko mengaku pepaya bukan barang prioritas di kiosnya dan biasanya hanya dijual sebagai pelengkap. Pasokannya pun bergantung pada pemasok yang mengantar dalam jumlah terbatas.

“Pepaya itu kadang jualan, kadang tidak. Karena memang diantar saja dan tidak banyak. Sekarang kosong, mungkin lagi gagal panen,” ujarnya.

Dari sisi omzet, Mikko memastikan terjadi peningkatan dibandingkan bulan-bulan biasa. Namun, ia menilai faktor cuaca juga berpengaruh terhadap jumlah pembeli.

“Pasti lebih ramai bulan puasa, asal tidak hujan. Kalau hujan, ya sama saja,” tutupnya. (*van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *