KUKAR: Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bersama Pemerintah Desa Kersik, Kecamatan Marangkayu, menggelar pelatihan jurnalistik dan literasi bagi masyarakat di Sekretariat Pokdarwis Pantai Biru, Minggu (3/5/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama meningkatkan kualitas sumber daya manusia desa dalam menghadapi derasnya arus informasi digital.
Pelatihan bertema “Membangun Budaya Literasi dan Kemampuan Jurnalistik sebagai Fondasi Informasi yang Akurat dan Bertanggung Jawab” tersebut diikuti oleh pemuda, anggota Pokdarwis Pantai Biru, serta masyarakat umum Desa Kersik.
Ketua PWI Kukar, Andi Wibowo, mengatakan kolaborasi ini merupakan langkah konkret untuk membangun kesadaran masyarakat agar mampu menyampaikan informasi secara tepat, akurat, dan sesuai kaidah jurnalistik.
Menurutnya, masyarakat desa memiliki posisi penting dalam penyebaran informasi, terutama dalam memperkenalkan potensi lokal kepada publik yang lebih luas.
“Ini adalah bentuk kerja sama antara PWI Kukar dan Pemerintah Desa Kersik untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam bidang literasi dan jurnalistik,” ujarnya.
Ia menegaskan, kemampuan menulis dan memahami informasi secara benar sangat dibutuhkan di era digital, ketika setiap orang dapat menjadi penyampai informasi melalui berbagai platform media sosial.
“PWI ingin berbagi pengetahuan kepada masyarakat agar informasi yang disampaikan tidak hanya cepat, tetapi juga benar dan bertanggung jawab,” katanya.
Andi juga menyebut besarnya potensi Desa Kersik yang dinilai layak mendapat perhatian lebih melalui promosi informasi yang baik, mulai dari sektor perikanan, usaha mikro kecil menengah (UMKM), hingga pariwisata.
“Desa Kersik punya banyak potensi besar yang perlu dipublikasikan secara positif dan profesional,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Kersik, Jumadi, menyampaikan apresiasi atas dukungan PWI Kukar dalam peningkatan kapasitas masyarakat desa, khususnya di bidang literasi informasi.
Ia menilai perkembangan media sosial yang sangat cepat menuntut masyarakat untuk lebih bijak dan terampil dalam memproduksi maupun menyebarkan informasi.
“Sekarang semua orang bisa menjadi penyampai informasi, tetapi tanpa pemahaman yang baik, informasi bisa menjadi tidak terarah,” ungkap Jumadi.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Desa Kersik berharap masyarakat tidak hanya memahami teknik penulisan yang baik, tetapi juga mampu memanfaatkan media sebagai sarana promosi pembangunan desa dan pengenalan potensi daerah secara lebih luas. (and)

















