Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BALIKPAPAN

Proyek Drainase Dikebut, Balikpapan Fokus Tekan Risiko Banjir

281
×

Proyek Drainase Dikebut, Balikpapan Fokus Tekan Risiko Banjir

Share this article
1f4cf6b2 2423 45e5 891f 957f0a2724db
Drainase Jalan Ahmad Yani.(Teks foto: (Foto: Sulastri/Dutakaltimnews.com)
Example 468x60

BALIKPAPAN: Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mengurangi risiko banjir terus dikebut melalui pembangunan infrastruktur drainase di sejumlah titik strategis. Saat ini, beberapa proyek drainase tengah berjalan, salah satunya di kawasan Balikpapan Baru dan di Jalan Ahmad Yani.

Proyek drainase di Balikpapan Baru yang dikerjakan CV Serkan Sentra Sejati mengalami sedikit deviasi progres. Dari target capaian 11,94 persen, realisasi baru mencapai 8,21 persen. Deviasi minus 3,08 persen ini karena masih tahap sosialisasi dengan warga serta persiapan lahan. Berdasarkan data pada tanggal 30 Agustus 2025.

“Jadi kami optimistis progres bisa kembali sesuai target. Kita mempercepat kerjaan ini sebelum kontrak habis,” jelas tenaga ahli kontraktor, Kartiwin, Sabtu (6/9/2025).

Proyek bernilai Rp5,01 miliar dengan masa pelaksanaan 156 hari kalender tersebut mencakup pemasangan dinding pelat beton sepanjang 260 meter. “Ini masih sesuai dengan perencanaan,” ungkapnya.

Diharapkan, selesainya proyek ini akan memperbaiki aliran air di kawasan padat penduduk Balikpapan Baru yang kerap dikeluhkan warga saat musim hujan.

eb1ff9e0 048a 48e7 9895 d2a5e6536ebd
Drainase di kawasan Balikpapan Baru. (Foto: Sulastri/Dutakaltimnews.com).

Sementara itu, proyek drainase di Jalan Ahmad Yani menunjukkan progres lebih signifikan. Dikerjakan oleh CV Makna Putra Perkasa, pembangunan sudah mencapai sekitar 30 persen dari data tanggal 30 Agustus 2025.

Pelaksana proyek, Mahdi, menjelaskan pihaknya sengaja melakukan pengecoran bertahap agar akses warga dan aktivitas ruko tetap terjaga. “Pengecoran dilakukan siang malam,” ungkapnya.

Saat ini sudah terpasang 46 meter. Targetnya pengecoran utama selesai pada minggu ketiga bulan ini. Meski ada kendala mobilisasi material akibat parkir kendaraan di area ruko. “Kami optimistis pekerjaan bisa rampung sesuai jadwal,” katanya.

Sejumlah proyek drainase ini menjadi bagian dari program prioritas Pemkot Balikpapan dalam menata kota sekaligus mengurangi titik rawan genangan. Pemerintah juga terus mengingatkan kontraktor untuk menjaga kualitas pekerjaan serta tetap memperhatikan kenyamanan warga sekitar proyek.

Target penyelesaian sesuai kontrak, masyarakat Balikpapan diharapkan segera merasakan manfaat dari pembangunan drainase ini, terutama saat memasuki puncak musim hujan.(las)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *