KUKAR- Program fasilitasi 25 ribu nelayan produktif di Kabupaten Kutai Kartanegara tahun 2024 kembali akan berlanjut. Program tersebut merupakan salah satu program dedikasi Kukar Idaman, yang menjadi prioritas pembangunan sektor perikanan Kukar.
“Program Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukartahun ini masih menyelesaikan program dedikasi Kukar Idaman yakni Fasilitasi 25 ribu nelayan produktif. Dimana ada beberapa kegiatan yang mendukung program tersebut.” kata Sekertaris DKP Kukar Fadli, Kamis (21/3/2024).
Ada program pengentasan kemiskinan, yang bakal menyasar di beberapa kecamatan yang terdapat penerima manfaat di bidang nelayan. Seperti pembudidaya, nelayan tapi sasaran yang terbanyak ada di nelayan Karena keluarga pra sejahtera masih banyak di nelayan.
“Tahun ini ada sekitar 1.500 yang akan kita sasar. Saat ini masih tahap verifikasi lapangan, sinkronkan dengan data Data Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan kita data apa kebutuhan mereka misalnya kapal, mesin, alat tangkap.” ujar Fadli.
Kemudian ada juga program dari pengawasan sumber daya ikan. Pada Bidang pengawasan melakukan pengawasan juga merestoking bibit ikan lokal di danau danau untuk keberlanjutan sumber daya alam di sektor perikanan.
“Misalnya kita ada bibit ikan jerawat, baung, betok, setiap tahun kita restoking juga.” jelasnya.
Selaint itu ada program di bidang pengolahan dan pemasaran hasil, DKP ada pembinaan terhadap kelompok ibu-ibu yang melaksanakan pengolahan di sektor perikanan dalam hal pengolahan kerupuk, ikan asin, amplang dan lainnya.
Dan ada bantuan-bantuan untuk kelompok pengolahan tersebut. Misalnya bantuan frizer untuk mengawetkan bahan olahan ikan, cool book, blander.
Selanjutnya ada pembinaan dan pelatihan kepada kelompok perikanan dan peningkatan SDM di Dinas Kelautan dan Perikanan. Dan pembangunan untuk pembenihan udang di Muara Madak karena selama ini Kukar masih mendatangkan bibit dari luar daerah.
“Kami berharap program kegiatan yang telah direncanakan pada tahun ini dapat direalisasikan semua, dan bisa berjalan sesuai dengan harapan, serta dapat memfasilitasi para nelayan tangkap maupun budidaya agar sejahtera.” pungkasnya (adv/dk1)

















