JAKARTA: Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi melantik jajaran Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB se-Indonesia dalam sebuah acara yang digelar di Taman Fatahillah, kawasan Kota Tua Jakarta, Rabu (22/7/2026).
Pelantikan tersebut menjadi puncak dari rangkaian penataan kepengurusan PKB di seluruh Indonesia yang telah berlangsung sejak Oktober 2025.
Ketua DPP PKB Bidang Pengelola Organisasi, Abdul Halim Iskandar, menjelaskan bahwa penataan kepengurusan diawali dengan terbitnya Surat Keputusan (SK) Nomor 6807 Tahun 2025 tentang pembentukan Tim Koordinator Penataan Kepengurusan DPW dan DPC PKB. Tim tersebut bertugas menyusun kepengurusan melalui mekanisme musyawarah mufakat tanpa proses pemungutan suara.

“Seluruh proses dilakukan melalui musyawarah mufakat. Tidak ada lagi voting dalam penataan kepengurusan PKB. Semua diselesaikan secara kekeluargaan,” ujar Abdul Halim.
Ia mengungkapkan, tim berhasil menjaring sebanyak 1.816 kandidat ketua DPC dari seluruh Indonesia. Para kandidat kemudian mengikuti forum musyawarah cabang serta menjalani uji kelayakan dan kompetensi, termasuk tes psikologi yang melibatkan lembaga profesional dan perguruan tinggi.
Dari proses tersebut, terpilih 514 ketua DPC beserta jajaran pengurusnya. DPP PKB kemudian menerbitkan SK untuk total 19.675 personel pengurus DPC di seluruh Indonesia.
Dalam pelantikan tersebut, masing-masing DPC diwakili lima orang pengurus sehingga total sebanyak 2.570 pengurus mengikuti prosesi pelantikan secara langsung.
Abdul Halim menegaskan, pelantikan menjadi awal dimulainya tugas kepengurusan baru. Seluruh ketua, sekretaris, dan bendahara DPC diwajibkan menandatangani kontrak komitmen dan kontrak kinerja sebagai bentuk keseriusan menjalankan amanah organisasi.
“Ini adalah momentum dimulainya kerja-kerja DPC PKB di seluruh Indonesia. Pengurus yang telah dilantik harus siap menjalankan tugas organisasi dengan penuh tanggung jawab,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa seluruh kader PKB merupakan satu kesatuan yang memiliki tanggung jawab besar terhadap masa depan bangsa.
Menurutnya, harapan rakyat Indonesia kini berada di pundak seluruh kader PKB, mulai dari pengurus partai, anggota legislatif, hingga kepala daerah yang berasal dari PKB.
“Hari ini kita bukan berjalan sendiri-sendiri. Kita adalah satu kekuatan besar yang memikul harapan rakyat Indonesia. Apa yang terjadi pada salah satu dari kita adalah bagian dari perjuangan PKB secara keseluruhan,” ujar Muhaimin.
Pria yang akrab disapa Cak Imin itu juga mengingatkan bahwa pengurus baru dipilih melalui proses seleksi yang ketat, termasuk uji psikologi, sehingga diharapkan memiliki kesiapan mental dan integritas dalam menjalankan tugas politik maupun pengabdian kepada masyarakat.
Ia mengajak seluruh pengurus DPC PKB menjadikan pelantikan sebagai awal semangat baru untuk memperjuangkan kepentingan rakyat dan mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera.
“Dengan pengurus baru, lahir energi baru dan semangat baru. Mari kita abdikan seluruh kemampuan untuk Merah Putih, demi Indonesia yang lebih adil, makmur, dan sejahtera,” pungkasnya. (and)

















