Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Pesut Mahakam “Lion” Ditemukan Mati di Kota Bangun, Ancaman Nyata bagi Kelangsungan Satwa Endemik

359
×

Pesut Mahakam “Lion” Ditemukan Mati di Kota Bangun, Ancaman Nyata bagi Kelangsungan Satwa Endemik

Share this article
Bangkai pesut Mahakam “Lion” Setelah di Evakuasi. (Dok. Instagram daantjekreb)
Bangkai pesut Mahakam “Lion” Setelah di Evakuasi. (Dok. Instagram daantjekreb)
Example 468x60

KUKAR: Kematian seekor Pesut Mahakam bernama “Lion” di perairan Desa Liang, Kecamatan Kota Bangun, kembali menjadi sinyal darurat bagi kelangsungan hidup satwa endemik Sungai Mahakam yang kian terancam punah.

Seekor Pesut Mahakam ditemukan mati mengapung di wilayah Desa Liang, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Selasa (5/5/2026).

Penemuan ini menambah daftar panjang kematian mamalia air tawar langka yang populasinya terus mengalami penurunan.

Menindaklanjuti temuan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari Yayasan Konservasi RASI, Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL), Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pela, serta Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Samarinda langsung melakukan evakuasi terhadap bangkai pesut.

Selain evakuasi, tim juga melakukan nekropsi guna mengetahui kondisi organ dalam sebelum satwa tersebut dikuburkan. Pemeriksaan ini diharapkan dapat mengungkap penyebab pasti kematian.

Founder Yayasan Konservasi RASI, Danielle Kreb, mengungkapkan bahwa pesut tersebut dikenal dengan nama “Lion”, individu jantan yang telah lama dipantau sejak tahun 1999 di perairan Sungai Mahakam.

“Lion memiliki panjang sekitar 2,35 meter dengan berat mencapai 152 kilogram. Kondisi giginya sudah aus, yang menunjukkan bahwa usianya telah tua,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).

Meski diduga faktor usia menjadi salah satu penyebab, hingga kini penyebab pasti kematian masih menunggu hasil uji laboratorium. Tim akan melakukan analisis lebih lanjut untuk memastikan apakah ada faktor lain seperti pencemaran, aktivitas manusia, atau gangguan habitat.

Kematian Lion kembali menjadi pengingat serius akan pentingnya perlindungan habitat Sungai Mahakam yang menjadi satu-satunya rumah bagi Pesut Mahakam.

Berbagai ancaman seperti lalu lintas kapal, jaring nelayan, hingga degradasi kualitas air terus membayangi kelangsungan hidup spesies ini.

Upaya kolaboratif dari berbagai pihak dinilai semakin mendesak untuk menekan angka kematian dan menjaga populasi Pesut Mahakam agar tidak semakin mendekati kepunahan. (*van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *