Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Peringati HPSN 2024, PT Pertamina EP Sangasanga Field Perkenalkan Cara Pengelolaan Sampah Kepada Siswa Sekolah Dasar di Kutai Kartanegara

799
×

Peringati HPSN 2024, PT Pertamina EP Sangasanga Field Perkenalkan Cara Pengelolaan Sampah Kepada Siswa Sekolah Dasar di Kutai Kartanegara

Share this article
pengelolaan sampah
Example 468x60

 

KUKARDalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), PT Pertamina EP (PEP) Sangasanga Field mengadakan Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Lomba Kreasi Barang Bekas kepada siswa sekolah dasar di wilayah Sanga Sanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Sosialisasi yang mengusung tema “Aku Peduli Bumi Lestari” diikuti 310 siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 009 Sanga Sanga, Kutai Kartanegara. Kegiatan bertujuan untuk mengajarkan pentingnya kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah kepada anak-anak sejak usia dini.

pengelolaan sampah
PT Pertamina EP Sangasanga Field Perkenalkan Cara Pengelolaan Sampah Kepada Siswa Sekolah Dasar

Senior Manager PEP Sangasanga Field Sigid Setiawan saat memberikan sambutan pada 21 Februari lalu menyatakan bahwa pada kegiatan sosialisasi ini para siswa diperkenalkan cara memilah sampah yang benar dengan cara mengelompokkan sampah berdasarkan sumber, bentuk, dan jenisnya.

“Di Pertamina, kami terus berkomitmen untuk menjalankan operasi hulu migas yang selamat, andal, patuh, dan ramah lingkungan. Oleh karena itu, Perusahaan pun terus mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mengurangi emisi karbon, melakukan efisiensi energi dan konservasi lingkungan, mendukung kebijakan transisi energi Pertamina dan net zero emission di tahun 2060,” jelas Sigid.

Kebiasaan pemilahan sampah, lanjut Sigid, akan mengurangi timbunan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan dapat memberikan manfaat secara ekonomi melalui bank sampah. Kegiatan yang diinisiasi PEP Sangasanga Field ini selaras dengan tema HPSN tahun ini, yakni “Atasi Sampah Plastik dengan Cara Produktif”.

Sigid menjelaskan, barang bekas yang digunakan para siswa peserta lomba merupakan sampah yang sudah tidak bisa diolah lebih lanjut. Penilaian lomba tidak hanya berdasarkan keindahan produk hasil kreasi mereka, tapi juga banyaknya jenis sampah yang dapat dimanfaatkan dalam membuat karya seni tersebut.

Pada kesempatan ini, Kepala Sekolah SDN 009 Sanga Sanga Ariati mengapresiasi inisiatif yang telah dilaksanakan oleh perusahaan. “Saya sangat berterima kasih kepada PEP Sangasanga Field atas kegiatan ini. Semoga kerja sama yang baik ini terus berlanjut untuk ikut berkontribusi dalam pelaksanaan pengelolaan sampah yang lebih baik,” ucap Ariati.(*)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *