Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BALIKPAPAN

Pemkot Gelar Tabligh Akbar Bersama UAS dan Das’ad Latif

207
×

Pemkot Gelar Tabligh Akbar Bersama UAS dan Das’ad Latif

Share this article
388c2131 87f7 4fa7 9b8a b81d9b9e2faa scaled
Example 468x60

BALIKPAPAN:  Di tengah hiruk-pikuk pembangunan kota dan dinamika kehidupan modern, Pemerintah Kota Balikpapan berupaya menghadirkan ruang refleksi spiritual bagi warganya.

Melalui Tabligh Akbar yang akan digelar pada Minggu, 23 November 2025, di halaman BSCC Dome Balikpapan, pemerintah mengajak masyarakat untuk kembali menyalakan cahaya keimanan di hati dan menghidupkan semangat Madinatul Iman julukan religius yang melekat pada Kota Balikpapan.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Balikpapan ini akan menghadirkan dua dai ternama, Ustadz Dr. H. Das’ad Latif dan Tuan Guru Prof. H. Abdul Somad (UAS).

“Tabligh Akbar ini bukan sekadar ceramah, tapi ajakan untuk memperdalam pemahaman agama, memperkuat keimanan, dan menumbuhkan kepedulian sosial,” ujar Kabag Kesra Setdakot Balikpapan, Muhammad Arif Fadilah, saat dikonfirmasi pada hari Sabtu, (8/11/2025).

Di tengah ritme kehidupan yang semakin cepat, Arif menilai banyak warga yang terlena dengan urusan duniawi. Melalui Tabligh Akbar ini, Pemkot Balikpapan ingin memberi jeda ruang hening bagi warga untuk menata kembali hati dan memperkuat nilai spiritual.

“Kita sering sibuk dengan urusan dunia. Lewat majelis ini, kami mengajak masyarakat berhenti sejenak, menenangkan hati, dan mengisi kembali ruhani dengan cahaya keimanan,” tuturnya.

Balikpapan bukan hanya dikenal sebagai kota industri dan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), tetapi juga memiliki identitas religius yang kuat. Julukan Madinatul Iman menjadi simbol keseimbangan antara pembangunan fisik dan spiritual yang harus terus dijaga.

“Identitas Madinatul Iman ini bukan sekadar slogan. Ia harus kita hidupkan lewat kegiatan yang memperkuat karakter religius dan menumbuhkan persaudaraan,” tegas Arif.

Menurutnya, Tabligh Akbar ini menjadi bentuk pembinaan mental spiritual yang penting di tengah masyarakat urban. Di saat arus globalisasi dan digitalisasi membuat batas sosial semakin tipis, nilai-nilai keagamaan justru menjadi jangkar moral untuk menjaga harmoni dan solidaritas sosial.

Kabag Kesra juga menyoroti pentingnya ketahanan spiritual di tengah kompleksitas sosial yang kian meningkat. Ia menilai, penguatan iman dan moral adalah modal utama untuk menjaga stabilitas sosial dan ketenangan batin warga.

“Melalui majelis ilmu, umat akan memperoleh pemahaman agama yang benar serta kemampuan menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman,” ujarnya.

Pemerintah pun mengajak seluruh warga Balikpapan untuk hadir bersama keluarga, menjadikan Tabligh Akbar ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi momentum untuk memperbaiki diri dan memperkuat silaturahmi.

Lebih dari sekadar acara keagamaan, Tabligh Akbar ini diharapkan menjadi pengingat bahwa pembangunan sejati tidak hanya diukur dari gedung dan jalan, tetapi dari ketenangan, kepedulian, dan kedamaian warganya..“Mari kita jemput keberkahan melalui majelis ilmu. Semakin dekat kita dengan Allah, semakin kuat pula ketenangan dan kebahagiaan dalam hidup,” ajak Arif.(las)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *