BALIKPAPAN: Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mengajak masyarakat untuk terus aktif berperan dalam mengawal jalannya demokrasi, tidak hanya berhenti pada saat pemilu berlangsung. Hal itu disampaikan Asisten I Tata Pemerintahan Setda Balikpapan, Zulkipli, saat menghadiri kegiatan peningkatan peran serta dan partisipasi masyarakat yang digelar Bawaslu Kota Balikpapan, di Hotel Grand Senyiur, Jumat (12/9/2025).
“Atas nama Pemkot Balikpapan, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bawaslu Kota Balikpapan yang telah menyelenggarakan forum ini. Kegiatan ini bukan hanya ruang bertukar pikiran, tetapi juga wadah memperkuat sinergi antara pemerintah, pengawas pemilu, akademisi, masyarakat sipil, dan pemangku kepentingan lainnya,” ujar Zulkipli.
Ia menegaskan, demokrasi yang sehat tidak hanya diukur dari suksesnya penyelenggaraan pemilu, tetapi juga dari keterlibatan aktif masyarakat dalam mengawasi proses hingga hasilnya.
Dengan partisipasi luas, kata dia, pelanggaran dapat dicegah, integritas tetap terjaga, dan suara rakyat benar-benar menjadi dasar arah pembangunan bangsa.
Menurut Zulkipli, kualitas demokrasi berkorelasi erat dengan kualitas pembangunan daerah. Semakin partisipatif dan transparan proses politik berjalan, semakin kuat pula fondasi mewujudkan Balikpapan sebagai kota global yang nyaman dihuni.
Karena itu, ia secara khusus mengajak generasi muda untuk lebih berani terlibat, tidak hanya datang ke TPS, tetapi juga mengawasi jalannya demokrasi, menyuarakan aspirasi, hingga ikut serta dalam proses kebijakan publik.
“Demokrasi bukan milik elite, tetapi milik seluruh rakyat. Dengan keterlibatan bersama, kita bisa menjaga integritas demokrasi sekaligus memastikan pembangunan berjalan sesuai aspirasi masyarakat,” tegasnya.
Zulkipli berharap kegiatan yang diinisiasi Bawaslu ini dapat memberi manfaat besar dan menjadi inspirasi dalam memperkuat semangat kebersamaan seluruh warga Balikpapan dalam menjaga demokrasi yang berkelanjutan.(las)

















